2020 Target Pajak Tangsel Naik Rp 1,7 T

Diterbitkan  Senin, 09 / 12 / 2019 20:51 - Berita Ini Sudah :  435 Dilihat

sambutan. Kepala Seksi Penetapan Penagihan pada Bidang Pendapatan Daerah Bapenda Tangsel, Burhanudin (tengah) memberikan sambutan sekaligus membuka acara rapat evaluasi pendistribusian SPPT PBB P2 di BSD, Senin (9/12).

SERPONG-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel harus berkerja ekstra di 2020. Sebab, target pendapatan pajak, yang pada 2019 hanya mencapai Rp 1,4 triliun, naik menjadi Rp 1,7 triliun. Target ini sudah ditetapkan oleh DPRD beberapa waktu lalu.

Kepala Seksi Penetapan Penagihan pada Bidang Pendapatan Pajak Daerah 1 Bapenda Kota Tangsel, Burhanudin menjelaskan,  untuk PBB juga mengalami kenaikan. Dimana target yang pada tahun 2019 ditentukan sebesar Rp 371 miliar naik berkisar Rp 65 miliar. Menjadi Rp 426 miliar.

Menurut Burhan panggilan akrabnya, tentu menjadi tugas bersama yang harus dilakukan oleh seluruh stakeholder. Karena penentuannya hanya dua macam. ”Yaitu optimalisasi penagihan. Serta optimalisasi penataan,” ujar Burhan dalam evaluasi Pendistribusian SPPT PBB P2.

Burhan menyampaikan jika untuk mewujudkan target pendapatan dari sektor PBB saja merupakan hal yang sulit. Karena itu harus ada beberapa hal yang dipenuhi oleh pemerintah dalam rangka menunjang kebutuhan ini.

”Tentunya apapun yang dilakukan haru ekstra. Kalau tidak dengan ekstra, saya sendiri kurang yakin dengan pencapaian yang harus dipenuhi tahun depan,” kata Burhan dalam forum tersebut.

Sementara, untuk PBHTB juga mengalami kenaikan Rp 560 miliar. Sehingga harus ada terobosan baru yang saat ini dirancang untuk mencapai target yang dituntut dan ditetapkan oleh DPRD ini.

Kemudian, Burhan juga menyatakan jika nominal yang didapatkan pada tahun ini mampu mencapai target. Namun, sayangnya, hanya 61 persen wajib pajak yang membayarkan. ”Jadi kenapa nominal tercapai, tapi, kok cuma 61 persen yang bayar?”

Burhan menjawab, bahwa sebagian besar wajib pajak membayarkan pajaknya dari buku empat dan buku lima. Sehingga saat ini masih ada beberapa wajib pajak yang belum menyetorkan kewajibannya.

Mengetahui fakta tersebut. Bapenda melakukan upaya salah satunya terus memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk menyetorkan pajak yang sudah ditentukan.(irm)

Komentar Anda

comments