Benyamin: Ini Bentuk Pembangunan Ketahanan Daerah


205 Rumah Telah Dibedah Sepanjang 2019

Diterbitkan  Senin, 16 / 12 / 2019 22:49 - Berita Ini Sudah :  488 Dilihat

BEDAH RUMAH. Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperkimta Teddy Meiyadi dan sejumlah lurah dan camat serta pemilik rumah terlihat meninjau rumah yang selesai di lakukan proses bedah rumah di kawasan Pondok Aren, Senin (16/12).

PONDOK AREN-Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie berharap bantuan rumah tidak layak huni ini diharapkan mampu membangun ketahanan daerah. Hal tersebut diungkapkan Benyamin saat meresmikan rumah Asdih, warga Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Senin (16/12).

Program bedah rumah ini merupakan program Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tangsel, yang dibangun sebanyak 205 di 2019 ini.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan,  program bedah rumah tidak layak huni memang dilakukan setiap tahun. Tujuannya, menciptakan rumah yang layak huni sehingga membentuk ketahanan lingkungan dan dampaknya ke daerah dan nasional. ”Hunian yang layak harapannya meningkatkan taraf hidup masyarakat,” katanya

Ia menambahkan pemerintah akan terus melakukan peningkatan rumah layak huni untuk seluruh masyarakat Tangsel. ”Tahun 2019, kita sudah menyelesaikan 205 rumah tak layak huni. Dan saya minta Disperkimta dari 305 unit yang ditargetkan, dibedah lagi. Klasifikasikan rumah bedah berat, sedang dan ringan. Jadi, bisa rumah yang dibedah menjadi sekitar 400 sampai 500 unit,” pesannya

Plt Kepala Disperkimta Teddy Meiyadi menyatakan telah menyelesaikan pembangunan sebanyak 205 rumah. Terdiri dari Kecamatan Ciputat sebanyak 55 unit, Kecamatan Ciputat Timur sebanyak 6 unit, Kecamatan Pamulang 15 unit, Kecamatan Pondok Aren sebanyak 52 unit, Kecamatan Serpong sebanyak 31 unit, Kecamatan Serpong Utara sebanyak 19 unit, dan Kecamatan Setu sebanyak 27 unit.

”Tahun ini, kita sudah menyelesaikan target. Tahun 2020, rencananya akan dinaikkan menjadi 305 unit,” katanya saat memberikan sambutan peresmian rumah tidak layak huni milik Asdih di Kampung Perigi, Kelurahan Perigi Baru, Kecamatan Pondokaren, Senin (16/12).

Teddy menyatakan keberhasilan membangun rumah layak huni, tak terlepas dari peran Kecamatan, Kelurahan, Ketua RW dan RT. ”Kerjasama ini, kami harap terus terjalin untuk mencari rumah tak layak huni menjadi layak huni dengan persyaratan tanah telah milik sendiri,” terangnya

”Kalau belum memiliki sertifikat, ikutkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),” katanya.

Sementara, Asdih warga Parigi Baru mengaku sangat senang rumahnya kini sudah layak huni. ”Tak ada kata yang indah, hanya ucapan terimakasih dengan tulus saya ucapkan untuk bantuannya ini kepada Pemkot Tangsel,” singkatnya.(irm)

Komentar Anda

comments