Target RPJMD Capai 25 Sekolah, Saat Ini Baru 22


Dua SMPN Dibangun Tahun Depan

Diterbitkan  Senin, 16 / 12 / 2019 22:54 - Berita Ini Sudah :  475 Dilihat

Gedung SMPN. Ini salah satu contoh keberadaan gedung SMPN yang menjadi primadona bagi para siswa selepas tamat Sekolah Dasar.

CIPUTAT-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel memastikan tahun 2020 bakal berdiri 2 SMP Negeri, lokasinya di Kecamatan Ciputat. Dalam target RPJMD Walikota Tangsel sebanyak 25 SMPN dari 54 kelurahan dan baru terrealisasi 23 sekolah.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Aji Awan menjelaskan, memang saat ini baru ada 22 SMPN yang tersebar di tujuh kecamatan di Kota Tangsel dengan jumlah kelurahannya mencapai 54. Oleh karena itu, masyarakat sangat membutuhkan adanya pemerataan SMPN di semua kecamatan dan tahun 2020 ditargetkan akan ada pembangunah dua sekolah yang akan dilaksanakan oleh Dinas Bangunan dan Penataan Ruang untuk pembangunan gedung.

“Berdasarkan target RPJMD Ibu Walikota dari lima puluh empat kelurahan akan dibangun dua puluh lima sekolah. Tahun ini, ada pengadaan lahan untuk SMPN 23 dan 24 lokasinya di Kecamatan Ciputat. Mengapa di sana karena kecamatan yang paling sedikit SMPN nya adalah Kecamatan Ciputat, yakni hanya satu SMPN,” kata Aji Awan, ditemui usai Safari Pembangunan di Kecamatan Ciputat Timur.

Tahun berikutnya akan ditambah satu lagi agar genap 25 SMPN di Tangsel. Itinya 2020 mau tidak mau harus ada penyelenggaranya baik menyiapkan guru untuk pembelajaranya, termasuk kepala sekolah dan sebagainya meski baru satu kelas dan nanti bisa menumpang di sekolah terdekat.

Dari 22 SMPN tersebar di masing-masing kecamatan yaitu Kecamatan Ciputat Timur ada 4  sekolah, Pamulang 5 sekolah, Pondok Aren 3 sekolah, Serpong Utara 3,  Serpong 4, dan Setu, 2 sekolah dan Ciputat 1 sekolah.

“Setelah dua terbangun pada tahun depan, tinggal satu lagi kemungkinan akan dibangunkan di wilayah Pondok Aren. Karena dari sebelas kelurahan baru ada tiga,” tambah Aji.

Tentunya hadirnya sistim zonasi, dapat memberikan akses kemudahan bagi para siswa untuk masuk ke SMPN kendati di wilayah kecamatan sendiri mungkin jauh. Tapi melalui sistim zonasi, bisa menginduk ke kecamatan lain yang ada SMPN melalui jarak terdekat. Pola ini sangat membantu bagi para siswa.

“Dengan zonasi, sisi positifnya kita bisa memetakan mana yang prioritas untuk pembangunan ke depannya. Ciputat Timur sudah empat, nanti dengan adanya Ciputat kemungkinan arah Kelurahan Sawah dan satunya lagi arah Ciputat. Karena zonasi, bisa lintas kecamatan terdekat,” beber Aji.

Camat Ciputat Timur, Sutang Suprianto menjelaskan, pada aspek pendidikan khususnya SMPN wilayah Ciputat Timur sudah mencukupi dari 6 kelurahan ada 4 SMPN. Tentunya dirinya sangat bersyukur siswa siswinya dapat bersekolah di SMPN yang ada di wilayah terdekat. “Ciputat Timur termasuk jumlah SMPN cukup mencapai empat titik,” imbuhnya. (din)

Komentar Anda

comments