Dindikbud Tangsel Akan Tingkatkan Budaya Literasi di Era Digital

Diterbitkan  Selasa, 28 / 01 / 2020 23:30 - Berita Ini Sudah :  499 Dilihat

 

CIPUTAT-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan mengingatkan pentingnya meningkatkan budaya literasi di era digilatisasi seperti saat ini.

Upaya peningkatan budaya literasi itu sangatlah penting. Sebab, mengingat bahwa kondisi budaya literasi di Indonesia, saat ini cukup memprihatinkan.

Menurut riset yang bertajuk Most Littered Nation In the World, yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada Maret 2016 lalu, dari total 61 negara, Indonesia berada di peringkat 60 dengan tingkat literasi paling rendah.

Atas kondisi tersebut, Dindikbud Tangsel bertekad untuk meningkatkan budaya literasi di Tangsel, khususnya di era digitalisasi ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel Taryono mengatakan, program tersebut bertujuan guna mengembangkan karakter para generasi bangsa.

“Tujuan program ini dalam rangka untuk membangun generasi cerdas, berkarakter, mandiri, dan adaptif,” kata Taryono saat dihubungi, Selasa (28/1).

Ia memaparkan, tekad tersebut ia wujudkan melalui beberapa cara. “Yaitu, sosialisasi literasi, serta aktivasi dan optimalisasi perpustakaan,” papar Taryono.

Selain itu yang tak penting, menurutnya Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang kini tersebar di puluhan lokasi juga turut mampu meningkatkan budaya literasi.  “Kita Optimalkan 89 TBM di Tangsel,” tambahnya.

Ia mengatakan, program meningkatkan budaya literasi ini termasuk dalam program yang dicanangkan oleh pihaknya, yakni Gerakan Sekolah Bersih Menyenangkan (GBSM).

“Yaitu program Tangsel yang sangat relevan dengan program ‘Merdeka Belajar’ dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,” pungkasnya.(irm)

Komentar Anda

comments