Musrenbang Tingkat Kelurahan Jadi Ajang Menanti Harapan


Warga Kedaung Butuh Puskesmas dan Sekolah Menengah Pertama

Diterbitkan  Selasa, 28 / 01 / 2020 23:29 - Berita Ini Sudah :  519 Dilihat

Musrenbang. Camat Pamulang Deden Juardi tengah memberikan pengarahan saat Musrenbang Kelurahan Kedaung, didampingi anggota DPRD Drajat Sumarsono (ujung kanan) dan Abdul Rahman (kedua dari kanan).

PAMULANG-Warga Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang membutuhkan Puskesmas dan SMPN. Tentunya berkenaan dengan adanya Musrenbang, berharap kebutuhan itu dapat diakomodir.

Camat Pamulang Deden Juardi menyampaikan, memang antara pembangunan sekolah dan Puskesmas keduanya sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kedaung. Karena belum ada Puskesmas, maka masyarakat harus bolak balik ke Puskesmas Bambu Apus yang jaraknya juga tidak dekat.

“Berharap Puskesmas Kedaung segera dibangun di mana selama ini warga berobat ke Puskesmas Bambu Apus yang jaraknya cukup lumayan. Namun demikian warga tetap semengat melaksanakan karena sangat dibutuhkan kesehatanya. Mudah-mudahan pembanguan cepat disegerakan. Tentunya dengan adanya puskesmas lebih dekat maka masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan lebih mudah lagi,” harapnya.

Pada saat yang sama, anggota dewan yang hadir yaitu Abdul Rahman, Drajat Sumarsono, Much Ramlie dan Salman Faris menjamin bagi masyarakat jika usulan melalui Musrenbang tidak diakomodir masih ada harapan melalui dewan. Dengan demikian masyarakat jangan berputusasa apabila lingkungan ada yang dibutuhkan baik itu perbaikan jalan, PJU dan lain sebagainya bisa mengadu kepada dewan.

Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Abdul Rahman kemarin siang. Sapaan akrab Arnovi ini menyampaikan jika masyarakat Kedaung harus memilih salah satu di antara dua pilihan yang sangat dibutuhkan antara membangun SMPN dan Puskesmas, maka jangan pernah kecewa karena masih ada dewan.

“Saya tanya jika bapak ibu harus memilih satu di antara keduanya pilih yang mana? Kalau saya lebih baik memilih sekolah. Mengapa karena sekolah  sudah dibatasi zonasi sehingga repot jika warga Kedaung tidak masuk di sekolah kelurahan lain. Oleh karena itu lebih baik membangun sekolah dengan tujuan semua kelurahan ada sekolah,” tutur Arnovi didampingi Drajat Sumarsono, Much Ramlie dan Salman Faris.

Sementara untuk Puskesmas, warga masih bisa datang ke Puskesmas Bambu Apus, yang selama ini juga mereka lakukan saat memeriksakan kesehatan. Tapi dirinya menjamin biarkan pemerintah melalui kecamatan yang membangunkan sekolah. Nanti dari dewan yang akan membangunkan Puskesmas.

“Jika pembangunan SMP dari kecamatan maka puskesmas dari dewan. Karena pembangunan bukan saja  dari pemerintah. Oleh karena itu mudah-mudahan tahun depan SMP di Kedaung dan puskesmas terbangun,” ia menyampaikan disambut riang para hadirin.

Dirinya juga berharap, ke depan Tangsel dalam perencanaanya lebih matang lagi, sehingga semua dapat tertata dengan baik dan rapih. Apresiasi Kelurahan Kedaung dengan jumlah penduduk terpadat kedua setelah Kelurahan Pamulang Barat di wilayah Kecamatan Pamulang, agar selalu menunjukan wilayah aman dan kondusif. Kendati kebutuan dasar berupa pendidikan dan kesehatan belum sepenuhnya terpenuhi. Maka dengan Musrenbang ini menjadi kebersamaan dengan seluruh warga mengusulkan apa yang menjadi prioritas.

Hal yang sama disampaikan oleh Drajat Sumarsono dirinya menjabarkan tentang keberhasilan Kota Tangsel di mana dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp 1,6 triliun menjadi Rp 2 triliun. Ini murni dari pajak dan retribusi. Ditambah lagi dengan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari provinsi Banten sehingga jika di total menjadi sekitar Rp 4,2 triliun besaran APBD.

“Maka tahun ini lonjakan sangat signifikan. Dan APBD trendnya setiap tahun tidak akan mengalami penyusutan tapi akan terus naik. Bisa saja nanti langsung diangka Rp 5 triliun tahun depan. oleh karena itu masyarakat tidak perlu khawatir, sampaikan saja melalui RT/RW kepada kami. di pamulang ada 12 dewan. Jika walikota memiliki janji politik, maka kami juga memiliki janji politik melalui reses dewan,” kata Drajat. (din)

Komentar Anda

comments