Airin Komitmen Atasi Sampah di TPA Cipeucang

Diterbitkan  Selasa, 04 / 02 / 2020 21:36 - Berita Ini Sudah :  441 Dilihat

Kemenkeu: Kita Terus Support

JAKARTA-Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany, bersama dengan Plt Asda 2 Uus Kusnadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel  Toto Sudarto mendatangi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) untuk membahas komitmennya terkait penanganan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Cipeucang melalui skema pembayaran Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) bertempat di DJPPR, kemarin.

Di hadapan Direktur Jenderal pengelolaan Pembiayaan dan Risiko,Luky Alfirman, Airin menjelaskan kondisi TPA Cipeucang yang sudah hampir full, untuk itu apapun mekanisme dalam KPBU untuk mempercepat progres PLTSa, akan dilakukan Pemkot Tangsel.

Airin menjelaskan, jika penyelesaian sampah masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) untuk pemerintah Kota Tangerang Selatan. Sejak tahun lalu sudah ditentukan jika untuk menyelesaikan masalah ini, pemerintah akan membangun PLSTa di Cipeucang.

Airin memaparkan jika sebenarnya, apapun teknologi yang digunakan tidak masalah. ”Yang terpenting teknologinya benar-benar bisa menyelesaikan permasalahan yang ada. Sehingga harus dikerjakan dengan serius,” kata Airin,seusai pertemuan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman, menghargai komitmen Ibu Walikota Tangsel dalam penanganan sampah. Maka untuk itu pihak Kemenkeu akan selalu support sehingga ini bisa terealisasi.

“Kami membicarakan pencepatan proses MoU terkait pembangunan PLTSa Cipeucang. Walikota ingin ada progres, dan mereka telah menyampaikan kendala dan permasalahan, dan kami menawarkan opsi-opsi untuk mengatasinya, sehingga tidak mengunci pada PLTSa saja, namun bisa dikembangkan dengan teknologi lain, namun cocok untuk Cipeucang,”jelasnya.

Sehingga dirinya akan terus memberikan dukungan terhadap pemerintah Tangsel dalam melakukan pengelolaan sampah yang baik dan benar.

”Nanti, ketika berhasil, Tangsel akan menjadi model atau pilot project yang bisa dicontoh oleh kota dan kabupaten lainnya. Sehingga harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh,” ujar Luky.

Dia menambahkan, saat ini permohonan Pemerintah Kota Tangsel terkait PLSTa ini akan disampaikan kepada pihak Asian Development Bank. Yang mana saat ini pemerintah pusat sudah menunjuk ADB dan SMI sebagai pendamping proses pembangunan PLSTa ini.

”Sesuai jadwal, dari ADB bahwa pemenang lelang atau investor baru diketahui paling cepat pada bulan September 2021,” ujar Luky.(irm)

KUNJUNGAN. Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengunjungi Kemenkeu Dirjen Pembiayaan Risiko untuk membahas penanganan TPA Cipeucang, kemarin

Komentar Anda

comments