Airin: Ingatkan Camat dan Lurah untuk Perbaiki Sistem Pelayanan

Diterbitkan  Kamis, 06 / 02 / 2020 21:35 - Berita Ini Sudah :  766 Dilihat

Cegah Saber Pungli di Kecamatan dan Kelurahan

RAKOR. Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany memimpin rakor terkait saber pungli kepada Camat dan Lurah.

SERPONG UTARA-Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengingatkan kepada Camat dan Lurah terkait Peraturan Pemerintah (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar atau Saber Pungli. Hal tersebut disampaikan Airin saat rakor Camat dan Lurah se-Kota Tangsel di Serpong Utara, Kamis (6/2).

Walikota Tangsel mengatakan, satgas saber pungli di Tangsel sudah ada, bahkan Wakapolres menjadi ketuanya. Saber pungli ini fungsinya intelligent, pencegahan dan penindakan, namun dirinya berharap di Tangsel ini tidak sampai penindakan.

“Saya berharap, dimana ditemukan indikasi, Lurah dan Camat diberitahu dan diingatkan, jika sudah diberitahu namun masih seperti itu, ya silahkan untuk teman-teman di saber pungli bertindak,”jelasnya.

Airin yakin, saber pungli itu tidak akan terjadi, ketika Camat dan Lurah melakukan perbaikan sistem pelayanan di tempat kerjanya masing-masing. “Kalau sistemnya sudah baik, saya yakin tidak akan ada yang terkena pungli,”katanya.

Airin mengungkapkan Tangsel memiliki satgas anti pungli. Sehingga anggota satgas harus berperan semaksimal mungkin agar bisa memberantas pungli.

”Jika diketahui ada indikasi pungli, segera atasi, lakukan peringatan. Tampakkan keberadaan satgas. Jika masih ada indikasinya lakukan penanganan tegas,” ujar Airin dalam rakor tersebut.

Dia menambahkan bahwa Kota Tangsel memiliki pendapatan mayoritas dari sektor investasi. Banyaknya investor memberikan investasi adalah adanya kepastian hukum di Kota Tangsel.

Dengan begitu keberadaan satgas anti pungli ini sangat memengaruhi jumlah investasi yang masuk ke dalam Tangsel. Karena pergerakan investasinya juga dilindungi oleh pemerintah.

Selain itu, pelayanan di Kota Tangsel juga sangat efektif dan efisien. ”Misalnya pencetakan KTP-El. Kami sudah mengajukan percetakan KTP-el ke Kemendagri,” ujar Airin.

Selain itu, Airin juga menyampaikan salah satu keinginan masyarakat yang sering dia dengar dan kumpulkan adalah, aktivitas pemerintah yang transparan. Ini menjadi PR bagi semua agar bisa melakukan kegiatan dan program secara transparan.

”Harapannya, tentu satgas saber pungli di Tangsel tidak ada tindakan tapi lebih ke fungsi intelegen dan juga fungsi pencegahan. Jadi harapannya manakala ditemukan ada indikasi sebaiknya diberitahu dan diingatkan. Kecuali kalau sudah diingatkan berkali-kali masih seperti itu saya silahkan saja,” kata dia.

Terakhir dia menyampaikan niat saja tidak cukup zaman sekarang tapi bagaimana bisa memahami regulasi, aturan dan ketentuan yang berlaku dan kita memiliki kewenangan yang tentunya digunakan dalam rangka peningkatan pelayanan publik.(irm)

Komentar Anda

comments