FKKG Lakukan Pembinaan ASN Kemenag Tangsel

Diterbitkan  Senin, 10 / 02 / 2020 21:57 - Berita Ini Sudah :  273 Dilihat

FKKG Tangsel melakukan pembinaan kepada ASN unsur Kepala dan Guru Madrasah di Lingkup Kemenag Tangsel, kemarin.

SERPONG-Forum Komunikasi dan Kerja Guru (FKKG) ASN Kemenag Tangsel menggelar acara Pembinaan ASN Kemenag Tangsel, yang dilaksanakan di aula MAN Insan Cendikia Serpong.

Hadir pada acara tersebut, Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak, Kasi Penmad Kemenag Tangsel, Suhardi, Analis Kepegawaian, Rahmat Sukmawan, Ketua FKKG ASN, Aris Herdiana, dan para ASN Kemenag Tangsel.

Kepala Kantor Kemenag Abdul Rojak menjelaskan lima program prioritas Menag RI, yaitu pemberantasan korupsi, peningkatan kualitas pelayanan haji, pembenahan/peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, deradikalisasi, dan sertifikat halal.

“Implementasi dari program pemberantasan korupsi adalah seluruh ASN Kemenag bekerja secara profesional, taat dan patuh pada aturan, serta bekerja secara disiplin dan tanggung jawab. Saya berharap melalui kegiatan pembinaan ASN ini para pegawai Kemenag Tangsel memahami tentang tugas dan pekerjaannya secara baik, dan selalu bekerja secara profesional,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Penmad, Suhardi, mengatakan pembinaan merupakan salah satu usaha organisasi untuk menciptakan kulitas kinerja yang lebih baik lagi.

“Melalui pembinaan diharapkan para ASN akan melaksanakan tugas dengan penuh semangat, inovatif, memiliki kepedulian terhadap pencapaian tujuan visi dan misi sebagai salah satu bentuk disiplin kerja,” tandasnya.

Dirinya berharap pembinaan ASN ini dapat meningkatkan kinerja untuk menjadi lebih baik lagi dengan mewujudkan lima budaya kerja yaitu integritas, professional, inovatif, tanggung jawab dan keteladanan.

Analis Kepegawaian, Rahmat Sukmawan, menjelaskan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2014 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai Kemenag.

“Saat ini pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Inspektorat Jendral (Irjen) adalah tentang tusi masing-masing pegawai ASN, mulai dari SK, Uraian Tugas, SOP, Tugas Harian, Laporan, Finger Print, serta dokumen-dokumen pendukung lainya,” terangnya.

Rahmat juga mengingatkan para pegawai untuk mengubah paradigma mereka dalam memahami tugas dan fungsi sebagai ASN, karena saat ini penilaian pegawai sudah berbasis kinerja masing-masing pegawai.

“Untuk itu para pegawai Kemenag harus semakin meningkatkan disiplin diri dan kinerjanya,“ tegasnya.

Kegiatan Pembinaan ASN ini diikuti oleh 250 orang peserta dari unsur Kepala dan Guru Madrasah.(irm)

Komentar Anda

comments