Bendahara Koperasi Dibekali Ilmu Keuangan Selama Tiga Hari

Diterbitkan  Selasa, 11 / 02 / 2020 21:48 - Berita Ini Sudah :  267 Dilihat

Pembinaan-Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Hj Nurhayati kedua dari kanan tengah memberikan sambutan saat pelatihan penyusunan laporan keuangan koperasi bagi bendahara koperasi, kemarin.

SERPONG UTARA-Sedikitnya ada 75 orang pengurus koperasi memperoleh ilmu dalam laporan keuangan. Berlangsung di salah satu hotel bilangan Serpong Utara berlangsung selama tiga hari oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel.

Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Hj Nurhayati saat membuka acara dihadapan para peserta menyampaikan tujuan daripada kegiatan ini yang ingin dicapai adalah menciptakan sumber daya manusia bagi bendahara koperasi yang hendal. Memiliki kemampuan dalam pencatatan keuangan sehingga koperasi dapat berjalan dengan baik dan sehat.

“Kegiatan ini adalah tantang penyusunan laporan keuangan koperasi bagi bendahara koperasi.Baik koperasi baru dan koperasi lama. Koperasi lama tapi pengurusnya baru. Harapannya bendahara sebagai pengurus koperasi menjadi pengurus profesional bagimana mengurus koperasi baik awal tahun dan akhir tahun sehingga jangan sampai koperasi tidak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan,”jelasnya.

Tentu bukan satu alasan disebabkan catatan keuangan mereka jadi penghambat pelaksanaan RAT. Sementara fungsi dari RAT itu untuk menyampaikan semua kegiatan selama satu tahun. RAT gak semua anggota koperasi maka perlu dilakukan dengan transparan.

“Dengan RAT menjadi transparan kepada anggota karena ada hak anggota yang harus diberikan dari hasil kegiatan selama satu tahun. Ini harus diutarakan kepada seluruh anggota, ” tambahnya.

Kegiatan ini selain paparan secara terpisah di perdalam dengan praktik bagaimana membuat laporan keuangan secara terstruktur, mudah dipahami dan tertata. Berlangsung selama tiga hari Selasa-Kamis (11-13/02). Masing masing koperasi yang hadir dia orang baik yaitu bendahara dan ketua.

“Karena supaya pengambil kebijakan sebagai ketua turut mengetahui makanya perlu ada pendampingan. Ketua juga harus mengetahui tentang pencatatan laporan keuangan supaya koperasi betul-betul berjalan dengan sehat dan tangguh, ” Tambah ia.

Pembina Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Tangsel dan Kabupaten Tangerang ini menegaskan supaya peserta membawa ilmu dari kegiatan ini didatangkan narasumber yang kompeten. Narasumber yang berkecimoung dalam koperasi sehingga mampu membaca kondisi yang sesunggunya bagi dunia koperasi secara umum.

“Ada tiga orang narasumber profesional dan mereka pelaku koperasi. Lembaga Pendidikan Koperasi (Lapenkop) dari Bandung, ” Lanjut ia.

Bagi pejabat yang sangat kental diorganisaai sejak muda ini menjelaskan secara global pengurus koperasi memahami soal ke bendaharaan. Hanya saja belum secara detail mereka menerapkan hitung-hitungan dalam pencatatan keuangan.

“Peserta secara keseluruhan sudah memahami hanya kurang detail saja. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan, mereka dapat meningkatkan kualitas koperasinya manjadi semakin berkembang pesat, ” tutupnya. (din).

Komentar Anda

comments