Koperasi Inkop Hasilkan SHU 11 Juta

Diterbitkan  Rabu, 12 / 02 / 2020 22:10 - Berita Ini Sudah :  687 Dilihat

(kiri-kan). Sekretaris Koperasi Inkopman Erwin Suryana , Ketua Inkopman R Winardi, Kabid Koperasi Dinkop dan UKM Hj Nurhayati dan Sekjen Dekopinda Biya.

Meski Baru Hitungan Bulan

PAMULANG-Koperasi Inkop Mandiri Manajemen (Inkopman) berhasil menutup keuntungan akhir tahun sebesar Rp 11 juta lebih. Kendati koperasi ini baru seumur jagung dan belum genap satu tahun, namun geliat positifnya cukup terlihat.

Kali pertamanya menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2019. Berlangsung di salah satu resto bilangan Pamulang beberapa waktu lalu. Dalam RAT perdana itu turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Deden Deni. Dewan Pengawas Koperasi Inkop Mandiri Manajemen Hj Nurhayati sekaligus selaku Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM, Dewan Penasehat, Warnanya Syanudin serta para anggota dan undangan.

RAT ini menetapkan keputusan yang telah di musyawarahkan di rapat kerja (Raker) pada (9/01) di bilangan Puncak Bogor Jawa Barat. Sehingga pelaksanaan RAT tidak memakan waktu lama namun keputusannya maksimal mengingat tahapannya sudah dilalui.

Ketua Koperasi Inkopman R. Winardi menjelaskan RAT ini bahwa koperasi yang dibesut menjadi unggulan dan percontohan di Kota Tangsel mampu menutup laba dan menjadi Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp.11.656.952. Kendati baru permulaan namun faktanya sudah membuahkan hasil. Koperasi Inkop Mandiri Manajemen ini dirancang sebagai koperasi yang mampu menjadi besar, oleh karena itu sangat serius dalam pengelolaanya.

“Bisa dihitung kelahirannya baru beberapa bulan, namun SHU yang didapat itu disepakati  dimasukan kembali ke modal koperasi. Koperasi Inkop tetap akan menjadi terdepan. Hari itu juga diserahkan hasil-hasil keputusan RAT kepada Dinas Koperasi dan UKM yang diwakili oleh Ibu Hj Nurhayati dan ke Dekopinda yang diwakili oleh Sekjen Bapak Biya, ” Katanya.

Lanjut ia, Koperasi Inkop Mandiri Manajemen kegiatan-kegiatan usaha yang telah dijalankan, seperti distribusi beras yang sudah diorder sebanyak 1 ton. Dalam jangka seminggu tersisa 3 karung. Ini satu hal yang sangat positif dalam pertumbuhan usaha bidang koperasi. Jika kondisi ini stabil maka bukan tidak mungkin Inkopman akan terus meroket mencatat pengembangan usaha yang memuaskan.

Demikian disamapikan Dewan Pengawas Koperasi Inkoman, Hj Nurhayati. Dirinya memberikan semangat agar anggota dan pengurus Inkop tetap solid dan kompak dengan tujuan keberhasilan ke depan. Jangan sampai tujuan itu gagal hanya karena kurang semangat dan ide-ide. Adanya ide dan gagasan perlu diaplikasikan bersama-sama secara serius sehingga usaha dan doa dapat selaras sehingga buahnya dapat dinikmati nanti.

“Agar Inkop tetap menjadi koperasi percontohan baik dalam manajerial maupun dalam usaha. Ke depannya harus menjadi bulognya Tangsel menyalurkan kebutuhan-kebutuhan pokok koperasi-koperasi Tangsel dan bisa memberikan nilai tambah dengan memberikan profit sharing ke koperasi-koperasi  yang menjadi link koperasi Inkop. Serta dapat menjadi EO dalam kegiatan-kegiatan dinas Kota Tangsel, ” pesannya. (din).

Komentar Anda

comments