Dua Warga RW 01 Pamulang Barat Terima Program Bedah Rumah

Diterbitkan  Selasa, 10 / 03 / 2020 22:14 - Berita Ini Sudah :  390 Dilihat

Dua Warga RW 01 Pamulang Barat Terima Program Bedah Rumah

PAMULANG-Warga RW 01 Pamulang Barat bergotong-royong dalam program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Tangsel. Di wilayah ini ada dua warga yang memperoleh bantuan yaitu Odih dan Sumiyati sebagai penerima manfaat.

Kedua rumah mereka berada di lingkungan RT 03/01 Pamulang Barat. Pembongkaran dipimpin oleh Ketua RW 01 Ngadi dan dihadiri oleh beberapa Ketua RT di antaranya Jonari dan Muntazar. Termasuk dari Komunitas Sepeda Pamulang (SE PAM) sempat menyambangi walaupun hanya sebentar, dan mereka melanjutkan gowes bersama Muntazar.

Koordinator Badan Keswadayaan  Masyarakat (BKM) Kelurahan Pamulang Barat, Zainuddin di dampingi anggotanya, Kasno dan Wiwin turut hadir dalam kesempatan itu.  Zainuddin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kerja samanya dalam membongkar rumah tersebut.

“Semoga semua lancar dan sesuai terget sehingga pemilik rumah dapat menempati tempat yang diimpikan. Melalui gotong royong masyarakat secara kompak rela membantu proses pembangunan bedah rumah. Semua masyarakat bahu-membahu mulai dari penurunan genteng, pembongkaran kerangka rumah lama dan lain sebagainya,” tuturnya.

Sementara, di kesempatan yang sama Ketua RW 01 Ngadi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada BKM dan Pemerintah Kota Tangsel, karena ada warganya yang menerima manfaat program ini. Dirinya mengaku begitu senang karena warga yang kesulitan dapat memperoleh bantuan dari Pemkot Tangsel.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada BKM dan Pemkot Tangsel, ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah  kepada warganya yang memang perlu dibantu. Rumah warga kami yang dibongkar ini masih bilik, semrawut dan sangat tidak sehat, ” ungkapnya.

Lanjut ia, sampai warganya memperoleh program ini butuh kerjasama di wilayah. Persyaratan harus terpenuhi mulai dari status lahan dan persetujuan pemilik. Komunikasi secara intens terus dilakukan supaya semua berjalan dengan mulus hingga rumah jadi dan layak untuk ditempati.

“Dalam mengajukan usulan, kami bekerja sama dengan para Ketua RT dan itupun harus persetujuan pemilik.  Persyaratan administrasi juga harus dipenuhi, sehingga tidak menyalahi aturan karena anggaran yang dipakai adalah anggaran pemerintah. Saya pun berharap  bagi warga yang menerima manfaat ini,  mau merawat rumahnya dengan baik,  jaga selalu kebersihan dan keindahannya,” harapnya.

Setelah dibangun dan diserahkan nanti, sangat diharapkan pemilik rumah mampu menempati dengan baik. Rela dan ikhlas untuk merawat, agar rumahnya tidak mudah rusak. Karena jika tidak dirawat bangunan yang tadinya bagus mudah rusak, akibat debu dan lain sebagainya.

“Intinya, ketika pemerintah sudah hadir memberikan fasilitas,  maka masyarakat harus ikut memelihara dan jangan bersikap bodo amat,” tegas Ngadi. (din)

Gotong-royong. Warga RW 01 Pamulang Barat gotong-royong dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kediaman Odih dan Sumiyati.

Komentar Anda

comments