Dishub Tangsel Optimalisasi Sarana dan Prasarana Uji KIR

Diterbitkan  Kamis, 12 / 03 / 2020 21:52 - Berita Ini Sudah :  610 Dilihat

Target per Hari Menampung 500 Unit Kendaraan

UJI KIR MENINGKAT: Petugas memeriksa kondisi kendaraan saat melakukan UJI kir di Tempat uji Kir, Setu, Senin (20/6). Menjelang Idul Fitri 1437 H terjadi kenaikan hingga 30% – 40% kendaraan yang melakukan Uji KIR. DemySanjaya/tangselpos

SERPONG-Dinas Perhubungan (Dishub)  Kota Tangsel tengah mengupayakan optimalisasi pelayanan Uji KIR melalui sarana dan prasarana. Dampak dari tidak optimalnya selama ini menyebabkan banyak kendaraan melakukan Uji KIR di luar Tangsel.

Kepala Dishub Tangsel Purnama Wijaya menyampaikan, tahun 2021 Uji KIR semestinya sudah online. Maka dari itu seharusnya sejak tahun ini sudah dimulai. Namun karena terkendala sarana dan prasarana dan SDM akhirnya masih minim sekali. Ada beberapa pegawai yang diberikan pelatihan tapi belum maksimal . Untuk dapat maksimal minimal memiliki halaman 1 hektar lahan yang harus disiapkan.

“Arahan Ibu Walikota di dekat Pembangunan Korem diberikan 9 ribu meter. Tahun ini sudah dianggarkan, kemungkinan 2021 sudah memulai pembangunan,” ujar mantan Kepala Disnaker ini  usai Forum OPD Kamis (12/3) di daerah Serpong.

Lanjut ia, jika kapasitasnya memadai pasti akan mencakup banyak ke daraan sehingga sesuai dengan target RPJMD. Akibat semptinya lahan ditambah prasarana berdampak pada banyaknya kendaraan melakukan Uji KIR di luar Tangsel. Sementara itu potensi cukup besar.

“Pelayanan Uji KIR 4 ribu lebih karena sarana terbatas sehingga banyak Uji KIR di luar. Tetapi jika sarana prasarana luas akan tercapai 4.400 ribu lebih untuk kapasitas, ” tambah ia.

Sementara itu saat ini jumlah kendaraan Uji KIR dalam satu hari masih berkisar ratusan. Apabila sudah memiliki lahan luas didukung fasilitas memadai mampu mencapai sekitar lima ratus unit dalam satu hari ditambah lagi SDM yang terampil dalam pelayanan Uji KIR secara online.

“Berdasarkan pelayanan per hari 130 unit tapi kalau memang sarana prasarana lokasi Uji KIR bisa empat koridor per hari bisa mencapai 500 unit,” tutupnya.

Sementara itu, Caroline, perwakilan Bappeda Kota Tangsel menyampaikan, Dishub tahun depan mengelola pagu anggaran Rp 34,5 miliar dengan belanja operasional Rp 11 miliar dan untuk anggaran mengikat Rp 23,5 miliar. Dari Rp 23,5 miliar digunakan untuk atur lalin operasional Dalops sebesar Rp 450 juta, untuk Uji KIR sebesar Rp 800 juta, kajian peyiapan projek trasportasi masal seperti MRT, LRT sebagai sinkronisasikan sebesar Rp 1 miliar.

Aplahunajat, selaku Sekdishu  Kota Tangsel yang juga sebagai moderator dalam kesempatan itu, menyampaikan forum OPD digabung karena memang antara Dinas Perhubungan, Dinas Bangunan dan Penataan Ruang, Dinas Pekerjaan Umum serta Dinas Perumahan kawasan Permukiman dan Pertanahan saling terkait.

“Semuanya ada keterkaitan antara Dishub dengan Dinas Pekerjaan Umum yang memiliki kewenangan membuat jalan dan dinas-dinas fisik lainnya, ” katanya. (din)

Komentar Anda

comments