Absen Fingerprint dan Apel di Lingkup Pemkot Tangsel Ditiadakan Sementara

Diterbitkan  Minggu, 15 / 03 / 2020 21:37 - Berita Ini Sudah :  340 Dilihat

CIPUTAT-Penyebaran Virus Corona atau COVID-19 nampaknya harus membuat Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengambil langkah preventif, atau pencegahan di segala bidang, termasuk pengabsenan para pegawai di lingkup Pemerintah Kota dan apel upacara bendera.

Sebagai langkah preventif, Pemkot Tangsel memutuskan untuk meniadakan absen berbasis teknologi fingerprint atau sidik jari.

Sebagai penggantinya, absensi para pegawai di lingkup Pemkot Tangsel akan diganti secara manual.

“Absen fingerprint diganti manual. Sementara untuk kerja, (tetap) dilakukan di kantor, masih seperti biasa,” ungkap Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, saat dikonfirmasi, Minggu (15/3).

Benyamin pun mengatakan, untuk apel upacara bendera pun untuk sementara di­tiadakan. “Fingerprint dan upacara untuk sementara di­tiadakan,”ungkapnya.

Kepala Badan Kepegawian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangerang Selatan Apendi menjelaskan, pergantian sistem absensi itu dilakukan guna mencegah adanya penularan virus Corona, yang kini telah menggegerkan dunia.

“Gini, tadinya kan rencana kita tetap ingin pakai fingerprint. Namun, kan kita agak repot ju­ga harus menyiapkan lainnya. Takutnya nanti ada yang terkontaminasi. Untuk sementara ini, kita akan pakai (absen) manual,” jelas Apendi.

Menurutnya, sistem manual yang akan mulai diterapkan esok hari, dapat membantunya untuk melihat kedisiplinan para pegawai.

“Iya, justru manual lebih jelas lagi.  Karena bisa lihat langsung. Nanti ketahuan, masuknya jam sekian, jam sekian. Nanti kita tandain juga di keterangannya nanti,” tutupnya.(irm)

Komentar Anda

comments