Agar Negara Selalu Aman, MWC NU Pamulang Gelar Lailatul Ijtima

Diterbitkan  Minggu, 22 / 03 / 2020 22:11 - Berita Ini Sudah :  319 Dilihat

Doa bersama. Majelis Wakil Cabang (MWC NU) Kecamatan Pamulang menggelar lailatul ijma serta doa bersama.

PAMULANG-Majelis Wakil Cabang (MWC NU) Kecamatan Pamulang menggelar Lailatul Ijtima serta doa bersama. Diadakannya kegiatan ini agar negeri Indonesia dijauhkan dari berbagai bencana. 

Ketua MWC NU Kecamatan Pamulang Ustad Fauzi Ayatullah mengucapkan rasa syukur yang mendalam. Alhamdulillah acara lailatul ijtima ini berjalan dengan sukses dan lancar. Walau dalam kondisi hujan yang cukup deras saat pelaksanaan berlangsung di Musola Al-Ihsan RT004/005 Gang Kemuning II Pamulang Barat.

“Acara ini juga dihadiri oleh Ketua MUI Tangerang Selatan. Seluruh ketua ranting se Kecamatan Pamulang. Ketua IPNU Kecamatan Pamulang. Ketua Pagar Nusa Pamulang beserta pengurus. Ketua PMII Komisariat Pamulang beserta pengurus lainnya termsuk dari  IPPNU Pamulang. Serta para tokoh masyarakat setempat,” katanya.

Turut juga perwakilan dari Kecamatan Pamulang diwakili oleh Mardiansyah. Lanjut ia, seluruh jamaah begitu antusias menghadiri acara lailatul ijtima ini. Dengan diselenggarakanya acara ini untuk mengajak kepada para jamaah agar selalu bersyukur kepada Allah SWT dan akan selalu tumbuh cinta yang mendalam.

“Selain bermuhasabah juga bagaimana dalam diri kita ini kecintaan kepada negeri ini terus tumbuh. Jangan sampai ada kebencian, karena berdirinya Negara tercinta ada peran dari para alim ulama dengan kegotong royongan,” tambah ia.

Selain tujuan-tujuan lain, aspek yang tidak dapat dipisahkan adalah dapat bersilaturahmi satu dengan yang lain. Dengan demikian rasa saling memiliki akan dapat tercipta dengan baik antar sesamanya di tengah mencuatnya posmodernisme berkembang di masyarakat. Sebagai umat yang beriman kepada Allah SWT harus mengedepankan kepedulian sesama.

“Dapat mempererat talisilaturahmi baik antar sesama pengurus atau pun antar sesama Jam’iyah an Nahdliyah hususnya di wilayah Kecamatan Pamulang,” imbuhnya.

Dalam beramal kebaiakan bertujuan bukan saja untuk diri sendiri, tapi Islam menganjurkan untuk kebaikan besama, kepada orang lain bahkan kepada Negara. Maka sepantasnya dalam bermunajat kepada Allah SWT tak lantas untuk senantiasa dihajatkan bagi diri sendiri tapi juga untuk bangsa dan Negara.

“Tujuan dari acara lailatul ijtima adalah dengan memohon kepada Allah SWT agar negeri ini menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun wa robbin ghofur. Negeri yang baik damai tentram serta negeri yang selalu diberkahi oleh Allah SWT,” doa ia.

Berkenaan dengan merebaknya virus corona, tak lupa bermunajat agar musibah besar ini dijauhkan dari Indonesia dan segera reda. Kekhawatiran manusia di muka bumi ini sedang bergejolak atas masifnya penyebaran virus berbahaya begitu cepat berkembang.

“Serta agar negeri ini  dijauhkan dari segala macam bencana. Baik bencana alam atau pun bencana perpecahan. Terutama yang sekarang ini sedang melanda yaitu covid 19 (Corona ). Agar musibah yang sedang melanda Indonesia ini segera berakhir,” ia berharap.

Ketua MUI Tangsel, Kh Saidih berpesan agar kaum muslimin tanpa lelah berdoa mengharap keridhaan Allah SWT yang mengatur kehidupan seluruh bumi, negeri ini tetap tentram, masyarakat dijauhkan dari berbagai bencana, berbagai penyakit dan lain-lain. “Mudah-mudahan negara yang kita cintai ini selalu diberikan ketentraman, keberkahan dihindarkan dari mara bahaya dan berbagai bencana,” doanya.

Selama pelaksanaan berlangsung kekhusukan para jamaah begitu nampak, terlebih saat membaca simtudduror. (din)

Komentar Anda

comments