PMI Tangsel Sebut Donor Darah Tetap Aman

Diterbitkan  Rabu, 25 / 03 / 2020 21:28 - Berita Ini Sudah :  128 Dilihat


SERPONG-Intruksi pemerintah pusat untuk tetap berdiam di rumah atau Social Distancing, rupanya berdampak terhadap berkurangnya stok darah, lantaran berkurangnya jumlah pendonor saat ini.
Dampak itu ternyata sangat terasa di Kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI Tangsel di Jalan Cendekia, Ciater, Serpong, Tangsel.
Kepala UDD PMI Tangsel, Suhara Manullang menjelaskan mewabahnya virus korona membuat banyak acara donor darah dari beberapa komunitas dibatalkan.

“Banyak dibatalkan, secara nasional memang sosial distancing menyebkan ada kesadaran masyarakat untuk tidak berkumpul. Dampaknya, sifatnya mobil unit donor darah banyak di cancel dan juga datang ke kantor berkurang,” kata Suhara kemarin.
Lebih lanjut, jika di hari biasa Kantor UDD PMI Tangsel didatangi 20 pendonor. Semenjak adanya virus korona pendonor turun secara drastis.
“Biasanya 20 sekarang 10, menurunkannya status karena banyak kegiatan donor yang harus dibatalkan,” ujarnya.
Untuk menyiasati hal tersebut, UDD PMI Tangsel membuat strategi bagi Rumah Sakit (RS) yang meminta darah.

“Akhirnya kita bikin strategi membuat edaran ke Direktur RS, supaya kalau RS minta darah minta donor penggantinya dari keluarga. Kita juga beri pemahaman kepada keluarga,” ujar Suhara.

Suhara juga memastikan dan mengimbau kepada warga Tangsel untuk tetap melakukan donor darah, karena itu tidak ada penularan mengenai virus korona.

“Sementara untuk penularan itu tidak ada. Imbaua dari kami, tetap lah berdonor, kalau pun tidak dibuat secara massal nantipun kita punya protap bisa datang ke kantor, atau mobil khusus kita datang. Tempat juga kita disinfektan, jadi sehabis ada orang yang donor kita clean kan,” pungkasnya. (dra).

Komentar Anda

comments