Pemkot Siapkan Posko Penanganan Covid-19 di Kampung Anggrek

Diterbitkan  Kamis, 26 / 03 / 2020 22:13 - Berita Ini Sudah :  609 Dilihat

SERPONG-Pemerintah Kota Tangerang Selatan sediakan posko penanganan Covid-19 di Restoran Kampung Anggrek di Serpong. Posko ini akan berisi pelayanan terkait dengan penyebaran covid-19 di Kota Tangsel.

Danramil Serpong Kota Tangsel, Mayor Wahyu menjelaskan bahwa keberadaan posko ini sebagai pusat informasi dan pelayanan yang hanya dikhususkan untuk pelayanan covid-19 saja. Berbagai unsur berada di sini. Mulai dari pemerintah, Militer, Kesehatan sampai dengan Kepolisian akan melakukan aktivitas di sini.

Adapun prosedur yang dilakukan, ujar Wahyu adalah posko ini memiliki berbagai pelayanan. Bentuk SOP nya pun sudah diberlakukan. Sehingga, semia kebutuhan informasi akan dipenuhi dan dimaksimalkan dalam posko ini.

“Posko ini sudah dilakukan percobaan selama 2×24 jam. Dan kami mengakui masih ada kelengkapan yang belum tersedia,” ujar Wahyu.

Sehingga saat ini dengan terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat, pemkot memastikan akan segera memenuhi kebutuhan yang belum tersedia. Begitu pula akses keluar masuk posko juga masih bebas.

Wahyu menerangkan di dalam posko ini ada tiga area. Area pertama adalah ruang center dan logistik. Yang kedua ruang anggota posko dan tamu yang berkepentingan. “Dan yang ketiga adalah ruang sterilisasi,” ujar Wahyu.

Dia menambahkan siapapun yang datang ke posko harus memiliki tiga tanda pengenal. Pertama adalah ID card bewarna merah yang digunakan oleh tamu biasa, kemudian id card bewarna biru untuk anggota posko sementara id card bewarna kuning sebagai identitas tamu berkepentingan.

Ada dua pekerjaan pokok yang akan segera dilaksanakan. Pertama adalah proses penjemputan. Baik dari ODP ke PDP. Ataupun PDP ke pemakaman. Karena saat ini kerap terjadi miskoordinasi dengan satgas dan OPD terkait hal ini.

“Disini kita coba untuk memanfaatkan fasilitas posko ini untuk menyelesaikannya,” kata dia dengan menambahkan bahwa dengan komunikasi yang baik bisa diselesaikan juga dengan baik.

Sementara, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menjelaskan bahwa Restoran Kampung Anggrek dipilih karena keadaan dan lokasinya yang strategis. Kemudian, pengelola restoran ini juga memperbolehkan pemerintah menggunakannya.

“Karena ada situasi dimana Kampung Anggrek harus tutup, akhirnya kami manfaatkan sebagai posko dengan harapan masyarakat bisa mendapatkan informasi yang akurat dari posko ini,” kata dia.(irm)

Komentar Anda

comments