Tokmas Tuding Pemkot Lamban Tangani Corona

Diterbitkan  Kamis, 02 / 04 / 2020 21:39 - Berita Ini Sudah :  747 Dilihat

Gagap Tangani Bencana, Lemah Pemetaan dan Data

(Cegah Coron-Warga Perumahan Kedaung Hijau Pamulang swadaya sterilisasi lingkungan dengan berbagai langkah.)

PAMULANG-Tokoh masyarakat menyayangkan langkah Pemkot lamban dalam penanganan covid-19. Padahal inisiatif masyarakat tinggi menyemprot disinfektan di lingkungan masing-masing tapi Pemkot terlihat melempem.

Presidium Kota Tangsel H Rasyud Syakir menilai Pemkot Tangsel tidak cekatan dan seperti bingung untuk menentukan kebijakan. Padahal masyarakat sangat menanti kebijkan konkret. Kondisi ini melihatkan Pemkot tak memiliki pemetaan yang jelas dalam penanganan bencana.

“Kesimpulannya Pemkot tidak memiliki pijakan. Tidak memiliki data, pemetaan wilayah. Bagaimana bisa mengambil keputusan apabila tidak ada data konkret sementara masyarakat sangat menanti langkah walikota ibu Airin secara nyata,” katanya.

Dirinya pun mengaku kecewa atas langkah Pemkot yang abai dan seolah tidak memperhatikan masyaratnya. Seharusnya Pemkot rajin turun ke masyarakat memantau langsung dan menyalurkan bantuan cairan disinfektan, alat penyemprot dan sebagainya. Yang ada masyarakatnya swadaya membeli alat sendiri membeli cairan sendiri dan menyemprot sendiri.

“Pemkot memiliki data jumlah kelurahan, jumlah RW dan RT. Bagikan itu alat semprot disinfektan. Itu langkah nyata. Pemerintah pusat pun sudah memberikan sinyal untuk mengalokasikan anggaran di saat kondisi seperti ini,” jelasnya.

Apa yang disampaikan oleh Rasyud adalah cerminan dari masyarakat secara luas. Tentu ini diharapkan menjadi perhatian Pemkot Tangsel agar langkahnya nyata dirasakan masyarakat. Jangan hanya bisanya mengapresiasi ketika masyarakatnya mandiri tapi sudah menjadi tanggungjawab pemerintah melayani msayarakat dari iuran pembayaran pajak warga Tangsel harus kembali untuk kesejahteraan dan keselamatan nyawa.

Di lingkungan Komplek Keduang Hijau RW 05 yang mana H Rasyud selaku ketua Tim Satgas Pencegahan sejak pemerintah pusat mengumumkan ada yang positif Corona langsung mengambil langkah. Memasang spanduk, menyediakan cairan disinfektan, menyediakan cairan cuci tangan di pos pintu masuk, menyemprot disinfektan seminggu dua kali, membeli alat semprot yang mampu menjangkau 7 meter dan lain-lain.

“Kami langsung membuat tim Satgas Pencegahan. Kami imbau juga kepada warga jangan lupa cuci tangan dengan sabun setiap saat dan waktu.

Biasakan hidup sehat bersih dan jangan lupa menjaga stamina dengan berjemur dan olahraga. Dan jangan lupa berdoa khusus yang muslim banyak-banyak beristigfar dan membaca Salawat,” tambah ia.

Upaya ini dinyatakan selesai jika pemerintah menyatakan clear and clean terkait virus covid 19. Kemarin siang  bantu untuk sosial  penyemprotan fisinfektan ke Masjid Ikhwaniyah dan Gg.H.Betong. (din).

Komentar Anda

comments