DKM Masjid Nurul Islam Patuhi Himbauan Pemerintah

Diterbitkan  Minggu, 05 / 04 / 2020 22:22 - Berita Ini Sudah :  424 Dilihat

Cegah Wabah Covid-19

SERPONG- Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Islam, Kelurahan Buaran , Kecamatan Serpong, Kota Tangsel terus memberikan pemahaman kepada para jamaahnya untuk sementara waktu tidak melakukan ibadah salat Jumat di masjid sebagaimana anjuran pemerintah.

Ketua DKM Masjid Nurul Islam, Kelurahan Buaran, H. Cecep Saeful Anwar terpaksa memberikan penjelasan kepada para jamaah untuk tidak datang ke masjid sementara waktu guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Larangan tersebut sebagai wujud keta’atan DKM atas himbauan pemerintah baik pusat maupun daerah  yang saat ini sangat serius melawan penyebaran wabah Covid-19.

“Saya sebagai Ketua DKM Nurul Islam sejak tahun 1998 dan ketua MUI Kelurahan Buaran sebenarnya menangis ketika harus menyampaikan masjid tidak menyelenggarakan salat Jumat. Padahal selama ini, saya selalu berjuang memakmurkan masjid dan selalu mengajak para jamaah untuk salat dan menuntut ilmu agama di masjid. Namun,  Alhamdulillah para jamaah memahami kondisi ini, dan mematuhi anjuran pemerintah, ” kata H.Cecep, Minggu(5/4).

Di lokasi, pintu gerbang utama masjid yang terletak di Jalan H.Jamat/Gg.Ra’is RT.01RW04 Kelurahan Buaran itu ditutup rapat, dan ditempelkan spanduk pengumuman “Untuk mencegah semakin mewabahnya virus Corona (Covid-19) maka Ta’mir Masjid Nurul Islam menutup pintu utama masjid sejak: Jumat, 27 Maret 2020 pukul 11.45 Wib sehingga masjid tidak bisa melaksanakan salat berjama’ah. Tetapi adzan salat 5 waktu tetap dikumandangkan.” demikian pengumuman itu.

H.Cecep menceritakan, sebelum melakukan imbauan terhadap jamaah untuk datang ke masjid, dirinya didatangi aparat kelurahan setempat bersama anggota TNI, Polri yang menghimbau agar tidak menggelar ibadah salat Jumat untuk sementara waktu, dikarenakan adanya wabah Covid-19 yang semakin meluas di Tangsel.

Demi mendukung dan mematuhi anjuran tersebut, maka 10 masjid yang ada di kelurahan Buaran, termasuk Masjid Nurul Islam tidak menggelar ibadah salat Jumat sampai musibah wabah Covid-19 mereda.

“Semoga virus corona yang melanda negeri ini cepat berlalu dan virus tersebut kembali ke asalnya di mana Allah sang Maha Pencipta yang paling mengetahuinya. Sehingga bangsa dan negara Indonesia senantiasa Allah berikan keamanan, kedamaian dan ketenangan lahir bathin serta selamat dunia akhirat,” kata H.Cecep berdoa. (din).

Komentar Anda

comments