Larang PO Bus Mengangkut Pemudik

Diterbitkan  Rabu, 22 / 04 / 2020 20:30 - Berita Ini Sudah :  874 Dilihat

Pemkot Tangsel Siapkan Sanksi Tegas

SERPONG – Pemerintan Kota Tangerang Selatan meminta seluruh Perusahaan Otobus (PO) Bus untuk tidak mengangkut penumpang dalam perjalanan mudik. Hal itu berlaku selama pelarangan mudik diberlakukan sejak, Jumat (24/4) mendatang.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan, pelarangan itu di­lakukan guna meminamalisir resiko kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Kita sudah lakukan sejak sosialisasi PSBB kemarin, kita minta PO-PO bus, tidak mengangkut mudik,” ungkapnya.

Benyamin menegaskan bahwa pihaknya tak akan segan-segan memberikan sanksi keras, jika ada PO Bus yang didapati tetap mengangkut pemudik. Menurutnya, perjalanan yang diizinkan hanyalah perjalanan biasa.

“Kita tegas, nanti berdasarkan masukan dari Dinas Perhubungan seperti apa, jika ada yang kedapatan membandel kita sanksi sesuai aturan. Tapi kalau trip-trip harian ya silahkan,” terangnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangsel Punama Wijaya menambahkan bahwa dirinya akan segera mengeluarkan surat edaran terkait pelarangan mudik tersebut.

“Kita akan buat edaran itu (larangan mudik lebaran) ke semua PO bus,” ucapnya

Nantinya, kata Purnama, surat edaran tersebut akan disosialisasikan olehnya secara berjenjang. Mulai dari tingkat Camat hingga RT.

“Agar masyarakat untuk tidak mudik. Dan edaran itu akan diberikan ke semua PO bus. Sesuai dengan intruksi presiden,” sambungnya.

“Jadi bagaimana sebaiknya kita untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona,” pungkasnya.(irm)

Komentar Anda

comments