Gunakan 7 Eskavator, DLH Bersihkan Sampah Dari Cisadane

Diterbitkan  Rabu, 27 / 05 / 2020 19:49 - Berita Ini Sudah :  1044 Dilihat

PENGANGKATAN. Sebuah alat berat sedang membersihkan sampah Cipeucang di Sungai Ci­sa­dane pasca robohnya tanggul Cipeucang.

SERPONG-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel dibantu Pemerintah Pusat melakukan penarikan atau pembersihan sampah dari Sungai Cisadane pasca tanggul roboh pada Jumat (22/5).

Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Jarot Widyoko, menjelaskan, langkah yang dilakukan adalah clearing dan pengerukan sampah yang masuk ke sungai.

“Clearing dan pengerukan harus segera dilakukan untuk mengembalikan fungsi sungai. Setelah itu, baru dilakukan langkah-langkah lanjutan, seperti penataan sheet pile dan sempadan,” ujarnya.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan, bahwa penanganan kejadian di TPA Cipeucang ditangani sesegera mungkin melalui kolaborasi Pemkot dan Pemerintah Pusat. Proses penanganan sebenarnya sudah berlangsung sejak kemarin (Jumat, 22 Mei), dan ada penambahan alat. Total  ada 7 alat berat yang akan dioperasikan.

“Kita ingin TPA Cipeucang dapat berfungsi secara normal kembali,” ujar Airin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel Toto Sudarto, menjelaskan, ma­sih melakukan pembersihan dengan mengangkut sampah.

“Sampai hari ini, sampah sudah ke­­tarik 20 meter dari seberang bibir sem­padan tanggulnya yang roboh ke­marin, ”jelasnya.

Petugas gabungan terus berupaya mempercepat proses pengangkutan sampah, agar longsoran sampah di Sung­ai Cisadane cepat teratasi. Dimana, hing­ga kini, sebanyak 7 unit alat berat atau eskavator telah dikerahkan.

“Kami berusaha mempercepat proses pembersihan dan kami pun meminta bantuan kepada pemerintah pusat untuk pinjamin alat berat, berikut petugas operatornya,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan kapan proses pembersihan itu dapat selesai. Sebab, banyak sampah yang tumpah ke aliran sungai.

Terkait dengan tembok pembatas yang jebol, Toto menjelaskan, bila pihak ketiga pelaksana proyek pembangunan tanggul di TPA Cipeucang bersedia memperbaiki tembok yang jebol.

“Bagian yang jebol akan segera diperbaiki, setelah kita selesai melakukan pembersihan sampah di aliran Sungai Cisadane. Kemudian, sebagai tindak lanjut, kami juga menggandeng para pakar dan akademisi yang ahli di bidang konservasi sumber daya air,” ujarnya.(irm)

Komentar Anda

comments