Usai Rapid Tes, 2.000 Pedagang Pasar di Tangsel Negatif Covid-19

Diterbitkan  Selasa, 23 / 06 / 2020 20:10 - Berita Ini Sudah :  450 Dilihat

(Rapid Test. Para pedagang di sejumlah  pedagang pasar modern dan tradisional  di Tangsel rapid test guna memastikan terbebas dari Covid-19.)

CIPUTAT– Sedikitnya 2.000 lebih pedagang dari lima pasar yang ada di Kota Tangsel telah dites Covid-19. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan  Kota Tangsel memastikan hasilnya negatif.

Kepala Disperindag Tangsel, Maya Mardiana menjelaskan untuk menjaga rasa aman pembeli serta pedagang, maka dilakukan rapid tes. Dengan adanya rapid test dapat diketahui apabila ada yang reaktif. Jika ada yang reaktif maka langsung ditangani dengan karantina supaya tidak menyebar ke mana-mana.

“Ada lima pasar yang sudah kita lakukan rapid test kepada 2.000 pedagang. Yakni, Ciputat, Serpong, Modern BSD, Bintaro dan Pasar Jombang dan sekarang yang sedang berjalan itu sisanya,” ujarnya.

Rapid test menyasar para pedagangnya yang berjumlah paling banyak 500 pedagang per pasar. Sedangkan, sisa pasar yang belum digelar rapid test adalah Pasar Jengkol di Setu dan Pasar Cimanggis di Ciputat. Tahapannya akan digarap secara bergantian. Tentunya melibatkan puskemas yang ada di wilayah terdekat.

“Alhamdulillah tidak ada yang reaktif. Kita akan lakukan secara berkala dengan puskesmas setempat,” imbuhnya. 

Namun, jika ada yang reaktif, maka pedagang akan dites swab untuk hasil lebih akurat. Kemudian, jika hasil tes pedagang positif, konsekuensi terbesar yakni penutupan pasar. Namun demikian dirinya berharap ini tidak terjadi di Tangsel.

“Kalau positif dilihat dari screening Dinkes mereka yang dapat menentukan ditutup atau tidak. Tapi hal itu masih harus melalui proses pemeriksaan dan evaluasi lebih lanjut dari Dinas Kesehatan,” jelas Maya.(din)

Komentar Anda

comments