Polisi Bakal Rutin Razia Toko Obat

Diterbitkan  Rabu, 24 / 06 / 2020 21:16 - Berita Ini Sudah :  1149 Dilihat

Tersangka Pemerkosaan Cekoki Korban dengan Pil Eximer-subs

SERPONG UTARA-Kepolisian Sektor (Polsek) Pagedangan telah menetapkan delapan tersangka kasus pemerkosaan terhadap OR (16). Gadis di bawah umur warga Kampung Priyang, Kelurahan Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, Tangsel.

Guna melakukan penyelidikan lebih lanjut, pihak kepolisian bersama tim DVI Forensik Mabes Polri melakukan autopsi jenazah OR untuk mencari titik terang kematian OR.

Sebelum diperkosa secara bergilir sebanyak dua kali di jangka waktu berbeda. OR terlebih dahulu diberikan pil eximer, oleh para tersangka.

Kapolsek Pagedangan AKP Efri menjelaskan akan mencari tahu asal muasal para tersangka mendapatkan pil eximer. “Iya dong pasti kita dalami, kan dari hasil autopsi akan kita cek juga dari hasil autopsi. Cuman kan kita mesti tunggu dulu hasilnya. Efek dari eximer itu sampai sejauh mana,” terang Efri, Jumat (19/6).

Para tersangka juga mengakui mengkonsumsi pil eximer bersama dengan korban OR. “Nah kalau pengakuannya kemarin si pelaku juga ada 4 orang yang menelan pil eximer itu, tapi cuman satu dia ngakunya. Dan dibeli di sekitar situ,” ucapnya.

Atas pengakuan itu, jajaran Polsek Pagedangan akan melakukan razia terhadap toko-toko yang menjual pil eximer di wilayah Pagedangan.  Namun, langkah itu akan dilakukan jika dua tersangka yang masih dalam pengejaran sudah tertangkap.

“Ya pasti akan kesitu, di mana beli dan sebagainya. Tapi satu per satu dulu, kemarin kita tangkap, autopsi kemarin. Sekarang fokus dulu tersangka dua lagi yang belum tertangkap baru kita fokus kesitu. Sambil nunggu hasil autopsi, yang penting semuanya prosedur kita jalani,” ujarnya.

Peredaran obat-obatan terlarang jelas sangat berbahya. Dan polisi juga meminta agar masyarakat yang sekiranya mengetahui penjualan obat-obatan tersebut juga segera melapor ke polisi.

“Kami juga meminta agar masyaraakt bersama-sama menjaga lingkungan, kalau memang ada hal yang mencurigkan segera lapor ke polisi, dan kami akan langsung menindak tegas jika memang terbukti adanya pelanggaran hukum. Jadi kalau ada yang memang mengetahui penjualan obat langsung saja lapor,” pungkasnya.(dra)

Komentar Anda

comments