Tangerang Selatan IMG Sunday, 25-10-2020
IMG-LOGO

Gakkumdu Bawaslu Tangsel Paparkan Kerawanan Pilkada Tangsel

by administrator - 16/07/2020 20:02:53
IMG

SERPONG UTARA-Tahapan Pilkada 2020 kembali dimulai. Bawaslu Kota Tangsel sudah mulai kembali mengaktifkan badan adhoc dan Gakkumdu. Untuk mematangkan kesiapan tersebut, Bawaslu membuka rakor Kesiapan Sentra Gakkumdu Kota Tangerang Selatan dalam Penanganan Pelanggaran Pidana Pemilihan di masa New Normal.

Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Mu­hamad Acep menjelaskan pemahaman regulasi Pilkada 2020 harus kembali dimatangkan. Salah satu yang mendasar adalah dasar hukum yang digunakan dalam pelaksanaan Pilkada 2020 yang berbeda dengan Pemilu 2019.

“Pilkada ini kita menggunakan Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota. Sementara Pemilu 2019 itu kita menggunakan Undang-Undang No 7 Tahun 2017,” kata dia.

Bawaslu sudah memetakan ke­rawanan apa saja yang berpotensi terjadi di Kota Tangsel. yaitu politik uang, netralitas ASN hingga netralitas penyelenggara. ”Jadi Sentra Gakkumdu diharapkan bisa bertindak cepat ketika sudah menemukan potensi kerawanan ini,” ungkapnya.

Sementara Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Tangsel Ahmad Jajuli menjelaskan bahwa de­ngan adanya rakor ini, diharapkan adanya koordinasi dengan ketiga lembaga bisa mempermudah pe­nanganan pelanggaran di Bawaslu. Selain itu, bisa memastikan proses tahapan Pilkada 2020 bisa terlaksana dengan baik.

”Bawaslu Kota Tangerang Selatan akan banyak melakukan rapat koordinasi untuk melakukan peningkatan kapasitas staf Bawaslu Kota Tangerang selatan,” kata dia.

Sementara, mewakili Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Muharram menjelaskan, bahwa Polres Kota Tangsel sudah melakukan persiapan sejak saat ini. Menurutnya Pilkada kali ini berbeda dengan pemilu sebelumnya. Salah satu yang membuatnya berbeda adalah pelaksanaannya di tengah pandemi.

”Tapi melihatnya trennya tidak berupa. Kejahatannya tidak akan berubah,” katanya.

Dia memastikan bahwa Gakkumdu harus memiliki mekanisme yang sesuai dengan keadaan sekarang. Yang mana bisa dilakukan dan diterapkan di masa pandemi seperti ini.

Kemudian Kasubsi Penuntutan Kejari Tangsel Primayudha menjelaskan bahwa visi misi harus disamakan dalam menegakka hukum. Terlebih di tengah pandemi ini. ”Dengan Gakkumdu kita harus menangani kasus dengan seksama dan saling bahu membahu,” kata dia.(irm)


Baca Juga