Tangerang Selatan IMG Sunday, 25-10-2020
IMG-LOGO

Dinkes Berikan Motivasi Jelang Kebiasaan Baru di Masjid

by administrator - 14/07/2020 20:06:44
IMG

CIPUTAT-Dinas Kesehatan  (Dinkes) Kota Tangsel melakukan pembinaan pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangsel dalam rangka adaptasi kebiasaan baru di masjid. Kegiatan tersebut dibuka langsung Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, Selasa (14/7) bertempat di Gedung 1 Lantai 3A, Puspemkot Tangsel.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Lilis Suryani menjelaskan, pihaknya ingin mengajak pada pengurus DMI untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat atau jamaah masjid untuk tetap menggunakan masker dan jaga jarak. “PSBB diperpanjang, kita ingin para pengurus DMI ini memberikan motivasi kepada masyarakat dan memberikan wawasan kepada masyarakat agar tetap waspada,”ungkapnya.

Lilis mengatakan, jika dalam memberikan motivasi pihaknya mengatakan newnormal, pasti sebagian masyarakat malas menggunakan masker dan jaga jarak. “Peran bapak ibu inilah untuk menyampaikan kepada masyarakat, masker itu masih harus kita gunakan, jaga jarak itu penting serta mengikuti protocol kesehatan covid adalah keharusan,”jelasnya.

Kepala Kantor Kemenag Tangsel, Abdul Rojak menjelaskan, bahwa proses ibadah di rumah ibadah tidak boleh melebih kapasitas 30 persen. Beberapa acara terkait keagamaan diperbolehkan untuk mengadakan acara, namun dengan batas sesuai dengan protokol kesehatan.

“Jadi misalnya ada masjid yang memang di bawahnya itu ada aula yang bisa digunakan menikah. Ya boleh, tapi tidak melebihi kapasitas 30 persen,” kata dia.

Yang sama sekali tidak diperbolehkan adalah tabligh akbar. Karena dikhawatirkan warga di luar Tangsel ikut berpartisipasi. Sehingga memungkinkan adanya terjadi penularan Covid-19 secara masif.

Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie bersama dengan Wakil DMI Kota Tangerang Selatan kompak menyepakati dan mendukung program PSBB terusan ini. Sehingga mereka berharap, masyarakat bisa mematuhinya dengan baik. Sampai dengan pemerintah menemukan solusi atau mata rantai Covid19 bisa terputus.

Benyamin menjelaskan, untuk indeks penularan Covid-19 mencapai 0,28. Yang berarti sudah tidak ada penularan. Hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat semakin meningkat dibandingkan sebelumnya.

Sementara pasien positif yang ada di Kota Tangerang Selatan tercatat 690 sembuh Dengan 21 dirawat. Dan sudah 10 hari yang meninggal dunia. Namun dengan fakta tersebut, tidak boleh membuat jengah. Karena protokol kesehatan tetap harus diberlakukan.

Dia berharap dengan informasi ini aktivitas masyarakat tetap harus memenuhi standar Covid-19. Ibadah sekalipun. Sehingga dapat membantu pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19.(irm)


Baca Juga