Tangerang Selatan IMG Sunday, 25-10-2020
IMG-LOGO

Kelurahan Leguti Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah

by administrator - 09/07/2020 21:45:09
IMG

SERPONG-Sebagai upaya untuk me­ngurangi volume sampah di Kota Tangsel,  aparat Kelurahan Lengkong Gudang Timur (Leguti), Kecamatan Serpong menggelar pelatihan pengolahan sampah.

Pengolahan tersebut dipimpin langsung oleh Lurah Lengkong Gudang Timur, Haryadi Mahalia yang diikuti oleh Ketua RW 05, Ketua RT 01 dan  02 Komplek Astek, kemarin.

Warga tampak antusias mengikuti pelatihan pengolahan sampah yang dilaksanakan di lapangan olahraga RW 05 Komplek Astek. Dalam kesempatan itu, warga diajarkan cara memilah sampah dengan benar. Warga juga diajarkan bagaimana mengolah sampah organik atau sampah yang berasal dari dapur dan kebun menjadi pupuk, melalui proses komposter.

Tidak hanya mendapatkan ilmu, tentang cara pengolahan sampah yang baik, warga yang ikut pelatihan juga diberikan tong komposter, serta cairan pembuat kompos.

“Warga semua kita fasilitasi dengan Tong Komposter dan cairan pembuat kompos, kami berharap warga bisa segera mempraktekannya di rumah sepulang dari pelatihan ini,” ujar Sumyadi, Kasi Ekonomi Pembangunan Kelurahan Leguti.

Menurut Sumyadi, pelatihan pengolahan sampah ini harusnya sudah dilakukan sejak Maret lalu, tetapi karena adanya wabah Corona maka jadwalnya pun berubah. “Harusnya di Maret 2020, tetapi tertunda. Hingga keduluan longsornya gunung sampah di Cipeucang.Tetapi kita ambil positifnya, bagaimana akhirnya warga tahu bahwa masalah sampah harus segera diatasi dari rumah masing-masing, jika tidak ingin kejadian Cipeucang terulang, bagaimana warga merasakan bau yang amat sangat mengganggu,” imbuh Sumyadi.

Sumyadi juga mengatakan, bahwa selain bisa mengurangi pencemaran lingkungan, pengolahan sampah nonorganik seperti botol plastik, bekas kemasan makanan dan lain sebagainya, jika diolah dengan benar maka bisa menghasilkan uang.

“Bisa dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan yang dapat dijual, seperti tikar, topi, dan lain sebagainya. Barang kerajinan ini tentunya bisa dijual sehingga dapat menambah pendapatan ekonomi masyarakat,” ungkap Sumyadi.

Dia juga berharap, RW 05 sebagai pilot project pengolahan sampah di Leguti bisa berjalan dengan baik. “Saat ini kami sedang merencanakan untuk membuat bank sampah, semoga bisa segera terwujud sehingga Tangsel bisa bebas dari persoalan sampah,” pungkas Sumyadi.

Sebelum berakhir, warga RW 05 Komplek Astek juga berkesempatan mendengarkan presentasi tentang tata cara membangun kebiasaan di fase New Normal dari mahasiswa-mahasiwi Universitas Airlangga Surabaya (Unair) yang sedang melakukan KKN di Kelurahan Leguti.(irm)


Baca Juga