Tangerang Selatan IMG Tuesday, 20-10-2020
IMG-LOGO

Evaluasi PSBB Wilayah Pondok Karya Jadi Kuning

by administrator - 02/07/2020 19:40:58
IMG

Tingkat Kepatuhan Menggunakan Masker 90 Persen

PONDOK AREN-Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren evaluasi PSBB tingkat kelurahan. Evaluasi ini dilakukan dalam rangka mengetahui tingkat penyebaran Covid-19.
Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, perpanjangan PSBB disebabkan masih banyak yang belum disiplin dan targetnya belum tercapai. Jika targetnya tercapai dengan tingkat penularanya di bawah 1 persen, maka artinya dapat dikendalikan. “Masih banyak orang yang tidak menggunakan masker. Padahal itu sangat penting sekali dalam mencegah penularan Covid-19,” pesan.
Lurah Pondok Karya, Muhamad Ihsanuddin menyampaikan telah melaksanakan rapat evaluasi PSBB pada Rabu (1/6) yang dihadiri jajaran mulai dari Puskemas, Camat Pondok Aren Makum Sagita, dan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie. Adapun para peserta rapat terdiri dari semua yang terlibat dalam Gugus Tugas.
“Para Ketua RW selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19. Masing-masing 1 Ketua RT yang merupakan  perwakilan dari setiap RW yang berjumlah 10 RW se Kelurahan Pondok Karya yang berjumlah 20 orang berikut Babinsa dua orang,” katanya.
Agenda pembahasan seputar PSBB mulai tahap 1 sampai dengan tahap 5 yang dimulai 28 Juni 2020 hingga 12 Juli 2020. Kondisi perkembangan Covid-19 di Kecamatan Pondok Aren khususnya di Kelurahan Pondok Karya. Selain itu juga membahas bagaimana keterlibatan warga masyarakat dan Gugus Tugas Covid-19 di semua tingkatan mulai tingkat Tangsel hingga tingkat RW.
“Semua dibahas bersama-sama termasuk juga bagaimana mekanisme penanggulangan agar Covid-19  bisa di kendalikan dan dikurangi intensitas penularannya dengan tetap berpatokan pada protokol kesehatan,” tambah ia.
Acuan baku dalam protokol kesehatan, yaitu selalu memakai masker, selalu mencuci tangan dengan sabun atau dengan hand sanitaizer, menjaga jarak (social distancing) dan hindari kerumunan. Hal-hal semacam ini memang harus terus diserukan kepada masyarakat, karena terkadang masyarakat kerap luma dan mengabaikan. Padahal itu semua bukan untuk siapa-siapa tapi untuk diri sendiri. Virus ini jangan main-main dan sangat berbahaya, oleh karenanya antisipasi menjadi hal utama.
“Tim Gugus Tugas Covid-19 hingga ke tingkat RW selalu menekankan agar masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jangan pernah lupa mengenakan masker karena masker dapat melindungi potensi droplet saat ada orang yang reaktif Covid-19 batuk atau bersin kemudian cairnya menempel. Masker sangat melindungi sekali, ditambah sering-seringlah mencuci tangan dan jangan mudah menyentuh mata, mulut dan hidung,” jelasnya.
Dirinya merasa lega, karena setelah berjuang kuat dengan berbagai cara, yang tadinya merah kini menjadi kunging. Variabelnya kepatuhan menggunakan masker jauh melebihi capaian dari sekala Kota Tangsel. Maka dapat disimpulkan semakin tingkat kedisiplinannya tinggi, penurunan Covid-19 juga akan mengikuti dengan sendirinya.
“Alhamdulillah kira sudah dapat di kendalikan dengan status kuning. Sedangkan tingkat kepatuhan penghunaan masker sudah mencapai 90%. Adapun untuk evaluasi tingkat Tangsel, kedisiplinan pemakaian masker baru mencapai  78,8%. Ini salah satu yang mendasari diperpanjangnya PSBB,” tambah.
Camat Pondok Aren Makum Sagita, menegaskan, kondisi yang mulai menurun terus ditekan. Artinya ini sudah dapat dikendalikan. Untuk mencapai tahap ini bukan perkara yang mudah. Butuh kerjakeras semua elemen, semua masyarakat, dari mulai gugus tugas tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga tingkat RW.
“Maka jangan pernah bosan mematuhi protokol kesehatan, jangan pernah malas untuk mencuci tangan. Sayangi diri sendiri dari penularan Corona karena hingga kini belum ada vaksinya. Lindungi keluarga tercinta, jaga asupan bergizi dan rajin-rajinlah berolahraga,” pesan Makum.(din)


Baca Juga