Tangerang Selatan IMG Wednesday, 28-10-2020
IMG-LOGO

Tinjauan Teori Gambaran Kosep pada Struktur Kognitif Peserta Didik

by administrator - 22/05/2020 14:29:55
IMG

Struktur kognitif yang ada pada pemikiran seseorang bukanlah objek yang sepenuhnya bersifat logis. Struktur tersebut sangatlah kompleks di mana fungsinya sering berbeda dengan logika. Secara ringkas, definisi dari struktur kognitif adalah segala pengetahuan yang dimiliki seseorang untuk dijadikan landasan dalam memahami dan menafsirkan berbagai macam informasi yang didapatkan. Pada konteks pendidikan matematika, salah satu tujuan penting yang harus dicapai dalam pembelajaran adalah membantu peserta didik untuk memperkaya stuktur kognitif sehingga mereka dapat mengkoneksikan pengetahuan yang dimiliki agar dapat memahami dan menafsirkan konsep baru secara lebih bermakna. Oleh karena itu, perkembangan rangkaian struktur kognitif pada diri seseorang menjadi hal krusial yang selayaknya diperhatikan dalam dunia pendidikan.
Pakar Pendidikan Matematika, yakni David Tall dan Scholomo Vinner pada tahun 1981 mengemukakan teori tentang rangkaian struktur kognitif dengan istilah concept image yang berhubungan dengan konsep matematik, meliputi: gambaran mental, sifat-sifat dan asosiasi mental, serta semua proses yang terkait dengan konsep yang diberikan. Concept image secara terus-menerus dibangun oleh rangsangan berupa pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan dari lingkungan sekitar sehingga concept image yang dimiliki setiap individu akan sangat beragam. Untuk menelaah keragaman concept image peserta didik, guru harus mengetahui sejauh mana perbedaan antara konsep matematik yang didefinisikan secara formal dengan konsep matematik yang ditafsirkan oleh peserta didik. Sebagai contoh, guru akan meninjau concept image peserta didik mengenai suatu konsep dengan memberikan kuisioner berupa soal-soal berbentuk uraian. Seluruh jawaban yang diberikan oleh peserta didik dikonfirmasi kembali oleh guru melalui teknik wawancara. Respon-respon yang diberikan dalam wawancara kemudian ditinjau relevansinya dengan definisi konsep formal seperti yang tersaji di dalam buku referensi. Jika peserta didik memiliki concept image yang koheren dan progresif, maka pemahamannya tentang suatu konsep akan jauh lebih baik serta akan sangat membantu kelancaran pada proses pembelajaran selanjutnya. Dengan demikian, hasil dari tinjauan tersebut dapat memberikan informasi penting bagi para guru mengenai gambaran konsep yang terbayang dalam benak peserta didik sebagai hasil dari implementasi pembelajaran sebelumnya. Pada tahap selanjutnya, guru dapat memperoleh evaluasi dan inspirasi dalam merancang desain pembelajaran yang mampu mengakomodasi proses pembentukan concept image peserta didik sebagai struktur kognitif total yang membantu mereka untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan maksimal.(*)


Baca Juga