Tangerang Selatan IMG Tuesday, 20-10-2020
IMG-LOGO

Airin Kembali Nangis Soal Corona

by administrator - 20/04/2020 14:04:03
IMG

CIPUTAT-Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany kembali menangis saat berbicara penanganan Corona. Kali kedua berlangsung saat menggelar rapat dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Kemenag di Balaikota jelang penerapan PSBB.

Dalam video yang beredar, walikota yang menjabat dua periode ini terdengar jelas pembicaraannya diiringi tangis. Dalam potongan video itu, Airin menjelaskan Ustad Abdul Rojak selaku Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel sempat diceramahi oleh kiyai persoalan keyakinan ingin salat di masjid.

"Jadi dalam kesempatan vicon ini saya bermohon sekali kepada bapak-bapak sebagai pengurus DKM masjid. Mari sama-sama tunjukan dan berdoa. Siapa tahu dengan doa sendiri, doa dengan berkumpul keluarga bapak ibu kumpul sanak family siapa tahu doa itu dikabul oleh Allah SWT. Jadi sekali lagi kami bermohon dalam vicon ini kebersamaan dan disiplin penting," kata Airin.

Karena keberhasilan kita memutus mata rantai kebersamaan dan disiplin bersama-sama. Mohon maaf saya agak emosional karena saya meyakini pasti ada hikmahnya . Dan saya yakin kita harus optimis. Walaupun semua dunia menyatakan bisa lama bisa dua, bisa tiga bulan. Ikhtiar perlu kita lakukan walaupun mungkin apa yang kita sampaikan ini meleset dan yang lainnya.

"Saya mengutip apa yang Ustad sampaikan kepada saya, berpikirlah yang baik -baik, berkatalah yang baik-baik, niatkanlah yang baik-baik, positiflah selalu. Itu menjadi sebuah doa yang dikabulkan oleh Allah SWT. Jadi harapan saya kepada bapak ibu semua pengurus DKM mungkin ada juga ustadzah di sini saya sangat bermohon pa. Bermohon sekali untuk memahami kenapa kami pemerintah melakukan hal ini," tambah ia.

Setiap hari, setiap jam lima sore, berapa lagi orang yang harus meninggal di Tangerang Selatan . Berapa lagi yg harus dinyatakan status ODP dan PDP. Karena saya tahu persis APD, dan rumah sakit.

Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel Abdul Rojak mengatakan hasil dari rapat bersama DMI dan Walikota adalah dukungan penuh kepada Pemkot Tangsel dalam memutus mata rantai Covid-19. Tentunya melalui kebijakan PSBB. Semua harus sepakat bahwa wabah Corona harus bersama-sama dilawan melalui berbagai langkah.

"Serta membentuk Gugus Tugas Covid-19 Masjid se Tangsel. Dalam kesempatan rapat juga dijelaskan ada ada pemberian Bansos bagi para ustad dan kiyai yang terkena dampak ekonomi akibat wabah virus Corona," ujar Rojak.

Lanjut Rojak bahwa Walikota Tangsel sangat serius dan punya komitmen yang tinggi untuk penanganan virus Corona di Tangsel. Sehingga meminta bantuan dan dukungan dari para Ketua DKM se Tangsel sampai Ibu Walikota Tangsel menangis dan mengiba.

Demi untuk keselamatan bersama, agar tidak tertular dan menulari maka masyarakat harus patuh dan nurut dengan pemerintah. Namun demikian memang Kendarlti sudah ada edaran dari MUI masih ada warga yang melaksanakan jamaah salat di masjid. Hanya saja memang yang mengadakan daerah-daerah aman seperti wilayah Kecamatan Setu di mana relatif aman penyebaran Covid 19.

"Masih ada tapi sedikit seperti di Setu yang relatif tidak massif penyebaran Coronanya," tambah Rojak.

Ketua DMI Tangsel Heli Slamet menegaskan pihaknya mengeluarkan maklumat no 182 A/DKM/KTS/IV/2020 di mana salah satu poinya adalah membentuk Gugus Tugas Masjid, sebagai sarana sosialisasi, komunikasi, edukasi dan pendampingan bagi jamaah masjid dan sekitarnya tentang pelaksanaan PSBB, seperti menjaga jarak, tidak berkrumun, beribadah di rumah , tinggal di rumah, memakai masker bila terpaksa keluar rumah, sering mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir selama 20 detik.

"Serta fasilitasi penggalangan dana para pemakmur masjid, seperti guru ngaji, imam, khatib, marbot, amil dan jamaah. Penggalangan dari jamaah untuk jamaah, atau lembaga serta donasi lainnya yang halal tidak mengikat," jelas Heli. (din).


Baca Juga