Tangerang Selatan IMG Wednesday, 28-10-2020
IMG-LOGO

Bawaslu: Potensi Sengketa di Pilkada Minim

by Ari Suhendra - 14/08/2020 14:06:23
IMG

SERPONG-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meyakini potensi sengketa Pilkada 2020 kemungkinan sangat kecil. Meski begitu Bawaslu tetap melakukan pengawasan ketat.

 Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Tangsel, Aas Satibi menjelaskan, kemungminan adanya Sengketa di Pilkada Tangsel tahun ini sangat kecil. Karena salah satunya ada satu partai yaitu Partai Berkarya yang kepengurusannya ganda. Namun di Tangsel, Partai Berkarya tidak memiliki kursi.

 "Terus kalau kurangnya dukungan partai terhadap calon sepertinya dari konfigurasi tiga calon yang ada sudah mencukupi syarat minimal dukungan. Jadi potensi sengketa masih ada, tapi kemungkinan hanya kecil," ujarnya saat Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Penanganan Pelanggaran Pidana di Pilkada, Kamis (13/8) malam. Kendati demikian, sambung dia, kemungkinan adanya sengketa tidak bisa dipastikan berapa persentasenya. Tapi pastinya sengketa tetap selalu ada.

 Dalam Rakernis itu, Bawaslu Kota Tangsel membeberkan tiga pelanggaran dalam Pilkada 2020. Adapun pelanggarannya adalah, Pelanggaran Pemilihan, Bukan Pelanggaran Pemilihan, dan yang terakhir adalah Sengketa Pemilihan.

 Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Tangsel, Ahmad Jajuli menjelaskan, bahwa pelanggaran tersebut bisa saja terjadi dalam proses Pilkada ini. Sehingga Panwas kecamatan harus memiliki pengetahuan yang matang menangani proses penanganan pelanggaran.

 ”Karena itu kami menyelenggarakan diskusi Rakernis. Untuk membahas masalah yang bisa saja ditemukan nanti. Kemudian bisa mengetahui proses penanganannya,” ujar Jajuli.

 Jajuli menambahkan, bahwa sangat penting masukan dari Panwas dalam rangka proses penanganan pelanggaran Pilkada 2020 ini. ”Jadi nantinya ada masukan antara satu dengan yang lainnya,” ujar Jajuli.

 Sementara, Ketua Bawaslu Kota Tangsel, Muhamad Acep berharap kepada seluruh Panwascam untuk melakukan pelaporan mengenai tindakan pidana jika terjadi pada saat proses tahapan Pilkada 2020 nanti.(irm)


Baca Juga