Tangerang Selatan IMG Wednesday, 28-10-2020
IMG-LOGO

Ribuan Wanita Tangsel Menjanda Selama Pandemi

by Ari Suhendra - 18/08/2020 22:14:25
IMG

SERPONG-Selama pandemi Covid-19, sebanyak 3.000 pasangan suami istri di Kota Tangsel bercerai. Angka ini melonjak 10 persen. Faktor ekonomi menjadi alasan yang mendominasi perceraian.

 Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Tangsel, Abdul Rojak menerangkan, selama pandemi Covid-19 berlangsung angka perceraian melonjak sebesar 10 persen. "Ya (meningkat), ada 10 persen. Rata-rata di Tangsel itu kan satu tahun itu di masa normal saja mencapai 3.000-2.500 kasus perceraian terjadi. Mungkin bisa karena pandemi ini bisa di atas 3.000 atau berada di jumlah yang sama 2.500 sampai 3.000," ujarnya.

 Rojak juga menjelaskan, mayoritas di masa pandemi Covid-19 angka perceraian disebabkan karena faktor ekonomi yang menimbulkan pertengkaran di sebuah keluarga. "Rata-rata satu faktornya, faktor ekonomi, kedua ketahanan keluarga yang lemah, ketiga ya faktor agama lemah keimanan, lemah ketaqwaan, ya benteng keagamaannya yang lemah, jadi mudah menyerah. Dari tiga faktor itu, yang paling nampak kepermukaan faktor ekonomi. Karena ekonomi sulit gitu kan, akhirnya pasangan hidup banyak yang cerai," jelasnya.

 Dari cekcok soal ekonomi di rumah tangga tersebut, akhirnya timbul pertengkaran lainnya yang membuat pasangan tersebut memutuskan untuk bercerai. "Kalau dari faktor rumah tangganya ya terjadi cekcok, terjadi silang pendapat yang tidak ada titik temu ya akhirnya diselesaikan di pengadilan," tambah Rojak.

 Kemenag Tangsel juga hanya sebatas memberikan rekomendasi. Sebelum diberikan rekomendasi, Kemenag Tangsel memberikan nasihat kepada pasangan agar tetap mempertahankan statusnya sebagai suami istri. "Perceraian itu kan adanya di pengadilan agama, ya kalau kita hanya memberikan rekomendasi kalau dianggap pasangan itu memang sudah enggak bisa dipertahankan. Tapi ada juga pasangan langsung ke Pengadilan Agama tanpa melalui rekomendasi Kementrian Agama jadi sifatnya kita hanya pendampingan saja," pungkasnya. (dra)


Baca Juga