Tangerang Selatan IMG Wednesday, 28-10-2020
IMG-LOGO

Pegawai Kemenag Sisihkan Rezeki untuk Anak Yatim

by Editor - 03/09/2020 21:08:26
IMG

SERPONG-Sekitar 100 anak yatim mendapatkan santunan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel. Kegiatan ini untuk memperingati 10 Muharram.

 Kepala Kantor Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak mengatakan, kegiatan santunan yatim merupakan salah satu bentuk kepedulian Kemenag Tangsel kepada masyarakat sekitar. “Ini salah satu upaya kami untuk peduli kepada masyarakat khususnya bagi anak yatim yang tinggal di sekitar kantor Kemenag Tangsel dan siswa-siswi yatim yang sekolah di Madrasah. Alhamdulillah di bulan Muharram tahun ini keluarga besar Kemenag Tangsel bisa berbagi kebahagiaan,” jelasnya.

 Bendahara kegiatan, Nurul Husna menambahkan, penggalangan dana untuk kegiatan dimulai sejak akhir bulan Dzulhijjah 1441 H lalu. Semangat bersama dalam mengisi bulan Muharram dengan berbagai kepada yatim piyatu sangat dianjurkan untuk diamalkan. "Kami mengajak keluarga besar Kemenag Tangsel untuk berpartisipasi menyisihkan sebagian rezekinya dalam kegiatan ini. Alhamdulillah dari dana yang terkumpul tersebut kami dapat membagikan bingkisan sembako dan uang tunai kepada 100 anak yatim,” jelasnya.

 Sementara, usai santunan dilanjut dengan tausiyah agama oleh staf Bimas Kemenag Tangsel, Almahdi Akbar. Pesan yang disampaikan sejarah dimulainya kegiatan santunan anak yatim. Menyantuni anak yatim termasuk dalam ibadah muta’addiyah (ibadah sosial) di mana pahala dan manfaat ibadahnya tidak hanya dirasakah oleh yang bersangkutan tetapi juga oleh orang lain. “Kegiatan santunan anak yatim seperti ini sudah diadakan di masa ulama khalaf sekitar 1000 tahun yang lalu dan menjadi tradisi hingga sekarang,” terangnya.

 Sementara itu ada ibadah qashirah (ibadah individual) yang pahala dan manfaatnya hanya dirasakan oleh pelaku ibadah saja. “Contoh ibadah individual adalah haji, umrah, puasa, shalat, dan sebagainya. Sedangkan contoh ibadah sosial adalah menyantuni anak yatim, membantu fakir-miskin, menolong para korban bencana, merawat alam dan lingkungan, berbuat baik dan kasih sayang kepada sesama, dan lainnya. Semua itu merupakan bentuk-bentuk ibadah sosial yang memberi manfaat atau kemaslahatan kepada masyarakat banyak,” tukasnya.(din)

 


Baca Juga