Tangerang Selatan IMG Wednesday, 28-10-2020
IMG-LOGO

Bapenda Buka Pelayanan Pajak di ITC BSD

by Editor - 10/09/2020 19:53:17
IMG

SERPONG-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangsel membuka pelayanan pajak di food court lantai 3 ITC BSD, Kamis (10/9) hingga Sabtu (12/9) dari Pukul 10.00 hingga 16.00 WIB. Ini upaya untuk menggenjot pendapatan Pajak Sektor II.

 Kepala Seksi Pelayanan Pajak Daerah 2 Bapenda Kota Tangsel, Revi Charita menjelaskan, bahwa pembukaan stand pembayaran pajak di ITC ini merupakan upaya Bapenda dalam mencapai target PAD dari sektor Pajak Daerah II yakni pajak air tanah, pajak restoran, hotel, hiburan, reklame, parkir dan lainnya

 Revi menambahkan, bahwa pembayaran pajak ini juga bisa dilakukan oleh wajib pajak daerah 2 sehingga stand yang dibuka akan menerima bentuk pembayaran pajak daerah jenis apapun. “Semua pelayanan baik sosialisasi juga kami lakukan,” ujar Revi.

 Membuka stand di ITC ini juga, selain menerima pembayaran juga memberikan surat edaran kepada pelaku usaha di ITC. Adapun informasi yang disampaikan adalah Bapenda membuka stand pembayaran yang dilakukan selama tiga hari. Dengan adanya sosialisasi dan surat edaran, diharapkan pada hari kedua dan ketiga, wajib pajak akan lebih banyak datang ke stand pelayanan.

 Kepala Bidang Pajak 2 Bapenda Tangsel, Faisal Rachman melaporkan dari sekitar Rp 240 miliar target pendapatan, saat ini baru mencapai 56 persen. Sementara untuk hotel dari dari Rp 20 miliar target baru terealisasi sekitar 61,9 persen. Kemudian, untuk pajak hiburan, dari target Rp 17 miliar pencapaiannya 67,4 persen.

 Sementara untuk reklame terdapat target Rp 19 miliar. Sampai saat ini sudah tercapai, 73,4 persen. Kemudian PPJ dengan target Rp 204 miliar dengan pencapaiannya 59,3 persen. Kemudian Air Bawah Tanah (ABT) dengar target Rp 2 miliar, dengan pencapaian 67, 2 persen. “Yang mengkhawatirkan adalah hiburan. Karena selama PSBB tempat hiburan ditutup total,” ujar Faisal.

Berbagai kebijakan sudah dilakukan oleh Bapenda untuk mencapai target. Salah satunya adalah menurunkan target pajak hiburan, yang sebelumnya dalam setiap bulan dtargetkan sampai sekitar Rp 700 juta namun bulan kemarin hanya mencapai Rp 341 juta.(irm)


Baca Juga