Tangerang Selatan IMG Wednesday, 28-10-2020
IMG-LOGO

Ini Tatacara Pencoblosan saat Pandemi

by Editor - 13/09/2020 19:46:22
IMG

SERPONG-Bagaimana tata cara pencoblosan calon walikota dan wakil walikota Tangsel di saat pademi Corona? Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan simulasi di Lapangan PTP Cilenggang, Kecamatan Serpong, Sabtu (12/9).

 Hadir dalam simulasi itu, Ketua KPU RI Arief Budiman dan Ketua Bawaslu RI Abhan. Dalam simulasi tersebut terlihat bagaimana petugas dan para pemilih menerapkan protokol kesehatan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pemilih yang akan masuk ke TPS terlebih dahulu dicek suhu tubuhnya, diberikan sarung tangan plastik, dan juga juga cuci tangan pakai sabun.

 Jarak antrean para pemilih pun diatur sesuai dengan protokol kesehatan. Bahkan tim kesehatan stand by di lokasi antisipasi ada pemilih atau petugas yang tiba-tiba saja pingsan saat pencoblosan berlangsung. Tim medis dengan protokol kesehatan Covid-19 turun langsung menangani pemilih atau petugas tersebut.

 Ketua KPU RI Arief Budiman mengungkapkan, ada sejumlah catatan yang diperoleh berdasarkan hasil simulasi yang dilakukan hingga ketiga kalinya itu. Catatan kita salah satunya, pemilih kita imbau datang di tiap- tiap jam yang berbeda, walaupun durasi di Undang-Undang sampai jam 13.00 tentu harus dilayani. Kami melihat kerumunan terjadi antara jam 9 sampai jam 10," ujarnya

 Berdasarkan pengamatan dari pelaksanaan simulasi ketiga ini, lanjut Arief, adalah lama waktu dalam melayani pemilih sejak memasuki TPS untuk melakukan pencoblosan hingga pemberian tinta pemilu sebagai tanda pemilih telah melakukan pencoblosan.

 "Kemudian pada yang kedua catatan kita mungkin ada yang belum terbiasa menggunakan sarung tangan dan lain-lain agak lama. Ada yang simulasinya diberikan dalam bentuk tertutup ada yang dibuka dulu, jadi di setiap TPS yang kita simulasi ada beberapa model-model, kita di sini ditetes (tinta) ada yang dioles dengan cuton but. Mungkin nanti ada dua simulasi lagi baru pada kesimpulan," jelas Arief Budiman.

 Ketua Bawaslu RI Abhan menegaskan, dengan simulasi yang sudah dilakukan bisa menjadi perbaikan yang nantinya bisa diaplikasikan pada Pilkada 9 Desember mendatang. Pada masa Pandemi ini lanjut dia, simulasi yang dilakukan beberapa kali ini, bisa dimasukan dalam aturan KPU. Sehingga dalam pelaksanaan di hari pencoblosan nanti, masyarakat menjadi lebih terjamin dari terhindarnya penyebaran Covid-19

"Harapan kami ini mudah-mudahan bisa revisi kembali, menjadi bagian dari PKPU. Agar ada pembatas ini dikonkritkan dalam KPU 1 meter-1 meter. Sehingga ini agar tidak menumpuk di pintu masuk," ucap Abhan.

 Ketua KPU Kota Tangsel, Bambang Dwitoro, mengatakan, dengan kegiatan tersebut, maka KPU Tangsel akan terus melakukan evaluasi agar pelaksanaan pencoblosan pada 9 Desember nanti bisa berjalan sehat dan aman sesuai dengan protokol kesehatan.(dra)

 


Baca Juga