Tangerang Selatan IMG Wednesday, 28-10-2020
IMG-LOGO

Pemkot dan KPU Rakor Tahapan Pilkada

by Editor - 21/09/2020 20:21:45
IMG

CIPUTAT-Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany meminta KPU bisa lebih tegas dalam menetapkan protokol kesehatan dalam setiap pelaksanaan tahapan Pilkada 2020. Hal tersebut disampaikannya dalam Rakor Tahapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan tahun 2020 di Balaikota Tangsel, Ciputat, Senin (21/9).

 Airin menerangkan, bahwa KPU harus memberikan informasi yang jelas. Seperti apa saja informasi yang dibutuhkan oleh paslon, atau tim sukses dan juga tim pendukungnya. Agar, pada saat tanggal deadline tahapan terjadi, informasi tersebut bisa diterapkan.

“Pak Bambang (ketua KPU Tangsel) nanti tolong, tahapannya detailkan. Misalnya, nanti ketika penomoran bacalon, jadi Paslon boleh membawa berapa orang atau, membawa siapa saja, itu harus jelas,” kata Airin.

 Detail informasi dibutuhkan karena berkaca pada tahapan sebelumnya. Karena ada informasi yang tidak jelas. Sehingga ada banyak orang yang datang ke KPU. Sementara, saat ini Tangerang Selatan masih dalam tahapan PSBB. Sebagaimana bentuk pencegahan penularan Covid-19.

 Airin juga menyampaikan bahwa seluruh penyelenggara harus menerapkan dan melakukan pekerjaan sesuai tupoksinya. Sebagaimana kebijakan yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat. Kecuali, ada kebijakan baru yang mana mungkin mempengaruhi proses Pilkada terutama tanggal pemungutan suara.

 Sementara, Ketua KPU Kota Tangsel, Bambang Dwitoro menjelaskan, bahwa untuk tahapan selanjutnya adalah pengundian nomor calon. Yang mana akan dilaksanakan pada  23 September. “Pelaksanaannya itu akan dilakukan di Hotel Swissbell Hotel dengan dihadiri oleh KPU yang diwakili oleh komsioner. Kemudian, pasangan calon serta yang terakhir adalah perwakilan partai,” ujar Bambang.

 Nantinya siapapun yang memiliki kepentingan dalam proses pengundian akan menerima kartu tamu sebagai bentuk fisik izin terhadap partisipasinya dalam acara tersebut. Dengan begitu jumlah peserta bisa dibatasi. Adapun dalam pemenuhan protokol kesehatan, saat ini KPU sudah melakukan kerjasama dengan Rumah Sakit Medika BSD. Dimana dipastikan seluruh pimpinan KPU beserta stafnya yang mana berjumlah 56 orang dinyaratan negative Covid-19 pada swab tes.

 Asisten Daerah II Tangsel, Rachmat Salam menjelaskan, bahwa Pilkada 2020 jangan sampai menjadi klaster baru penularan Covid-19. ”Jadi selenggarakan semua tahapan dengan memenuhi protokol kesehatan,” kata Rahmat Salam.(irm)


Baca Juga