Tangerang Selatan IMG Wednesday, 28-10-2020
IMG-LOGO

Polres Amankan Sabu 2 Kg dari Kemasan Teh Cina

by Editor - 27/09/2020 19:38:00
IMG

PAMULANG-Sabu lebih dari 2 kg berhasil diamankan Polres Tangsel. Sabu tersebut dibungkus pada kemasan teh Cina Alishan Jin Xuan Tea.

 Pengungkapan kasus ini bermula dari aparat Satres Narkoba Polres Tangsel menerima informasi akan adanya transaksi barang haram tersebut di sebuah bengkel di Pamulang. Polisi pun langsung menuju lokasi.

 "Setelah mendatangi lokasi, anggota langsung melakukan upaya paksa berupa penggeledahan badan dan pakaian terhadap tersangka yang ada di kios tambal ban dan didapatlah satu bungkus plastik bening yang didalamnya berisikan sabu dengan berat brutto keseluruhan 5,40 gram," terang Kapolres Tangsel, AKBP Iman Setiawan saat memberikan keterangan pers di Mapolres Tangsel, Jumat (25/9).

 Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan satu tersangka yakni, KY (56). KY diketahui menjadi bandar sabu sudah satu tahun lamanya. Mendapati adanya barang terlarang, anggota Satres Narkoba Polres Tangsel langsung mendalami keterangan tersangka. Dan, diakui oleh tersangka jika masih ada sabu yang disimpannya di rumah dan kontrakan tersangka.

"Betul saja, anggota kemudian mendapatkan lagi 441,74 gram di balkon lantai 2 rumah tersangka yang berlokasi di Benda Baru, Pamulang 2. Setelah dilakukan pengembangan, polisi kembali menemukan 2 bungkus sabu seberat 2006,7 gram di dalam kemasan teh cina Alishan Jin Xuan Tea berwarna orange di bawah kompor kontrakan tersangka," papar Kapolres.

 Lanjut Iman, tersangka KY mendapati barang haram tersebut dari A yang kini berstatus DPO sejak Juli dengan berat sabu yang berbeda. "Tersangka A yang ditetapkan masuk dalam DPO memberikan sabu sebanyak 3 kali yaitu di bulan Juli menerima sebanya 1 kilogram barangnya sudah habis terjual. Kemudian di bulan Agustus menerima sebanyak 2 kilogram barangnya sudah habis terjual. Dan, yang ketika pada tanggal 26 Agustus 2020 menerima sebanyak 3 Kilogram setengah kilogram sudah terjual," ungkap Iman.

 Tersangka KY disangkakan pasal 114 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Dalam hal Perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima narkotika Golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram. Dengan ancaman pidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

 Dan pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dalam hal Perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (2) beratnya melebihi 5 (lima) gram, Pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun.(dra)


Baca Juga